close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi polusi udara di DKI Jakarta. Alinea.id/Enrico P.W
icon caption
Ilustrasi polusi udara di DKI Jakarta. Alinea.id/Enrico P.W
Nasional
Minggu, 13 Agustus 2023 09:50

DKI Jakarta posisi kedua sebagai kota dengan polusi udara tinggi di dunia

Hal itu berdasarkan data IQAir pada pukul 09.00 WIB.
swipe

Provinsi DKI Jakarta berada di posisi kedua sebagai kota dengan polusi udara tinggi di dunia. Hal itu berdasarkan data IQAir pada pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan data tersebut, Kuwait City sebagai kota dengan polusi udara tertinggi dengan Indeks kualitas udara (AQI) 164. Di susul Jakarta dengan AQI 158 dan di ikuti Dubai dengan AQI 156.

"Indeks AQI Jakarta 158.Tngkat polusi udara tidak sehat. Polutan utama PM2.5," tulis IQAir dalam keterangan resminya, Minggu (13/8).

IQAir juga melaporkan stasiun kualitas udara paling berpolusi di Jakarta, yakni Kemang V (AQI 175), Gordi HQ (AQI 168), AHP-Capital Place (AQI 167), Kemayoran (AQI 167), Kemang Dalam IX (AQI 165), Duitku PG, Kebon Jeruk (AQI 64), Layar Permai PIK (AQI 164), Widya Chandra, JK (AQI 160), Wisma Matahari Tower (AQI 160) dan Gren Melia Jakarta (AQI 158).

Dalam keterangan resminya IQAir juga memberikan rekomendasi kesehatan bagaimana cara melindungi diri dari polusi udara di Jakarta. Di antaranya mengenakan masker di luar, menyalakan penyring udara, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor, serta menghindari aktivitas outdoor.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan, berbagai upaya untuk mengurangi sumber polusi di Jakarta telah dilakukan, seperti mengganti bus-bus yang menghasilkan polusi tinggi dengan yang lebih ramah lingkungan, penerapan kebijakan ganjil genap, kebijakan disinsentif tarif parkir bagi kendaraan yang tidak lulus uji emisi, pendataan kawasan, serta perluasan dan optimalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH). 

Selain itu, Pemprov DKI juga menggencarkan penanaman pohon yang dilakukan setiap Selasa atau Jumat. Sejak Oktober 2022 hingga Juli 2023, Dinas serta Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota telah menanam sebanyak 10.474 pohon dan akan terus bertambah. Sementara, jumlah penanaman pohon dan tanaman hias yang dilaksanakan oleh lima Wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu periode April-Juli 2023 yaitu sebanyak 55.345 pohon pelindung dan pohon produktif, serta 203.973 tanaman. 

Pada 2023 ini, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta akan membangun sejumlah 23 taman baru yang tersebar di lima wilayah kota administrasi, dengan luasan mencapai 6,7 hektare. Hal ini diharapkan dapat memberikan efek jangka panjang yang bermanfaat bagi udara dan lingkungan di Jakarta.

"Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi kami di Pemprov DKI Jakarta. Oleh karena itu, program-program yang sudah berjalan akan terus ditingkatkan. Selain itu, kami juga mengimbau untuk seluruh warga turut membantu dalam perbaikan kualitas udara di Jakarta ini. Mulai beralih menggunakan transportasi umum yang saat ini sudah semakin banyak pilihannya, ada Transjakarta, MRT, LRT, Mikrotrans itu silakan dimanfaatkan," ujar Pj. Gubernur Heru dalam keterangan resminya, Jumat (11/8).

Lebih lanjut, Pj. Gubernur Heru Budi Hartono mengatakan, rencana perbaikan kualitas udara di Jakarta merupakan program jangka panjang yang harus terus dikawal penerapannya. Untuk menyukseskan hal ini, diperlukan juga sinergi dengan pemerintah daerah sekitar, yakni Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek).

"Sekali lagi, kami Pemprov DKI Jakarta akan terus berusaha melakukan yang terbaik untuk memperbaiki kualitas udara di Jakarta. Diperlukan juga kerja sama dari seluruh stakeholder dan seluruh warga yang tinggal di Jakarta, serta teman-teman di Bodetabek untuk mengurangi tingkat polusi udara ini," pungkas Pj. Gubernur Heru.

img
Hermansah
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan