sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Gaji PNS naik lukai perasaan masyarakat miskin

Rencana pemerintah menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) alias Aparatur Sipil Negara (ASN) diproyeksi memicu kecemburuan sosial.

Armidis
Armidis Jumat, 08 Mar 2019 22:26 WIB
Gaji PNS naik lukai perasaan masyarakat miskin
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 81668
Dirawat 37450
Meninggal 3873
Sembuh 40345

Rencana pemerintah menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) alias Aparatur Sipil Negara (ASN) diproyeksi memicu kecemburuan sosial.

Koordinator Urban Poor Consortium (UPC) Gugun Muhammad menilai, keputusan menaikkan gaji PNS tentu bakal memicu kenaikan harga kebutuhan pokok.

Menurut dia, kebijakan Presiden Joko Widodo mencederai perasaan masyarakat miskin. Kebijakan itu dinilai tidak tepat diambil menjelang pemilu April 2019.

Pasalnya, rencana kenaikan gaji ASN dianggap kontraproduktif dengan kebijakan pemerintah yang sedang melakukan penghematan anggaran.

"Dampak dari sana akan melebar. Bagi ASN mungkin senang, tapi masyarakat akan sulit. Kalau naik biasanya harga barang ikut naik. Pengalaman kita begitu apalagi menjelang lebaran," kata Gugun saat berbincang dengan Alinea.id di Jakarta, Jumat (8/3).

Lebih jauh, Gugun menilai pemerintah seolah-olah mempertontonkan hal yang tidak etis kepada publik. Kondisi ekonomi sekarang, menurut Gugun, sedang memerlukan uang untuk membiayai sektor produktif.

Apalagi, sambungnya, nuansa politik mengiringi kebijakan pemerintah soal kenaikan gaji. Karena itu, sebaiknya pemerintah menunda rencana tersebut.

"Seharusnya pemerintah bangun kepercayaan publik sebagai pembayar pajak. Uang itu kan dari pajak masyarakat. Seharusnya diarahkan pada sektor produktif," kata Gugun.

Sponsored

Untuk mewujudkan rencana itu, pemerintah sudah menyiapkan regulasi berupa peraturan pemerintah (PP). Gaji ASN diperkirakan naik 5%. Kenaikan gaji akan berlaku pada bulan April 2019.

Berita Lainnya