close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Istimewa.
icon caption
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Istimewa.
Nasional
Jumat, 13 Mei 2022 15:01

Heboh foto Menag Yaqut rangkul Ragil Mahardika, GP Ansor: Editan amatir!

Foto meme Menag Yaqut merangkul Raqil viral di media sosial Twitter, setelah dibagikan Ragil Mahardika sendiri melalui akun Instagramnya.
swipe

Ketua GP Ansor Luqman Hakim memastikan foto yang menampilkan Menteri Agama Yaqut Cholis Qoumas merangkul pria yang menjalin cinta sesama jenis, Ragil Mahardika merupakan editan. Menurut Luqman, tak perlu keahlian khusus untuk menentukan foto tersebut asli atau rekayasa.

Foto meme Menag Yaqut merangkul Raqil viral di media sosial Twitter, setelah dibagikan Ragil Mahardika sendiri melalui akun Instagramnya, @mardiguwp. Nama Ragil Mahardika diketahui sempat viral beberapa hari terakhir saat diundang sebagai bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier dengan tema LGBT.

"Saya pastikan gambar itu 1000% tidak asli alias hasil editan. Itu editan amatir. Tak perlu pakar digital picture untuk mengetahuinya, mata orang awam saja bisa melihat itu gambar editan," kata Luqman kepada wartawan di Jakarta, Jumat (13/5).

Luqman menyayangkan adanya meme tersebut yang terkesan ingin memfitnah Menag Yaqut. Dengan nada sindiran, dia menyebut pembuat meme sebagai editor amatiran. Luqman mengatakan GP Ansor justru siap memfasilitasi belajar editing, tentunya untuk tujuan positif.

"Kalau mau belajar photo editing, Ansor siap memfasilitasi. Kelihatan banget orang itu masih amatiran. Tentu kalau nanti sudah punya keahlian, harus digunakan untuk aktifitas yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Bukan untuk membuat fitnah, menyebar kebencian dan tindak negatif lainnya," ucap Luqman.

Lebih dari itu, Luqman mengatakan LBH Ansor tengah menyiapkan langkah-langkah hukum yang diperlukan. Dia mengingatkan seluruh pihak untuk menghentikan kegiatan yang merugikan pihak-pihak tertentu.

"Ansor mengajak kepada semua pihak untuk berkolaborasi dalam kebaikan dan karya-karya kemanusiaan. Tidak ada faedahnya kegiatan-kegiatan jahat seperti itu diteruskan. Sudahi dan segera bertaubat sebelum ajal menjemput," kata dia.

img
Marselinus Gual
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan