sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Heboh paduan suara di Istiqlal, Pemprov DKI minta maaf

Video paduan suara di Masjid Istiqlal timbulkan ketidaknyamanan umat Islam.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Selasa, 18 Mei 2021 13:34 WIB
Heboh paduan suara di Istiqlal, Pemprov DKI minta maaf

Beredarnya video paduan suara Jakarta Youth Choir (JYC) di Masjid Istiqlal ramai diperbincangkan warganet setelah diunggah di akun Instagram Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

JYC pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dan pengurus masjid Istiqlal atas konten lantunan asmaul husna tersebut.

Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Zen menyebut, konten lantunan asmaul husna tersebut merupakan inisiatif dan sumbangan karya dari JYC, paduan suara yang telah memiliki prestasi di dalam dan luar negeri. Dalam pembuatan konten itu, JYC berkolaborasi dengan Jakarta Experience Board (JXB).

"Konten tersebut rencananya ditayangkan pada momen Lebaran untuk memeriahkan Idulfitri secara virtual. Ada 2 video yang dibuat, yang pertama melantunkan asmaul husna dan kedua menyanyikan lagu Lebaran karya Ismail Marzuki,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (18/5).

Sponsored

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria pun telah memohon maaf kepada umat Islam yang merasa tidak nyaman. “Tidak ada maksud lain dari adik-adik JYC dalam pembuatan video tersebut, selain untuk menyemarakkan suasana Lebaran dan semangat Jakarta sebagai kota kolaborasi. Ini pelajaran berharga bagi kami, agar ke depannya lebih berhati-hati lagi,” tutur Zen.

Zen menjelaskan, saat merekam gambar di Masjid Istiqlal tidak ada suara nyanyian atau iringan musik. Sebab, nyanyian telah direkam di studio. Namun, pada pelaksanaannya, ada improvisasi dan inisiatif JYC yang kurang didasarkan pada pengetahuan.

Di sisi lain, juga kurangnya pengawasan dalam melakukan pengambilan gambar di dalam masjid. “JYC mengakui memiliki pengetahuan yang kurang perihal ini, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan di masyarakat, terutama umat Islam. Peristiwa ini telah memberi pelajaran bagi JYC untuk tidak mengulangi hal serupa di kemudian hari,” ujar Zen.

Berita Lainnya