logo alinea.id logo alinea.id

Jakarta Fair 2019 targetkan transaksi Rp7,5 triliun

Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair Kemayoran tahun ini menargetkan bisa mendatangkan 6,8 juta pengunjung.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Kamis, 30 Mei 2019 12:53 WIB
Jakarta Fair 2019 targetkan transaksi Rp7,5 triliun

Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair Kemayoran tahun ini menargetkan bisa mendatangkan 6,8 juta pengunjung dengan total transaksi mencapai Rp7,5 triliun.

Ketua Penyelenggara Jakarta Fair Kemayoran 2019 Prajna Murdaya optimistis target tersebut bisa tercapai berkaca dari tahun sebelumnya yang telah memenuhi target.

"Tahun lalu kami targetkan 6,7 juta pengunjung dan itu tercapai dengan transaksi Rp7 triliun. Jadi saya yakin kalau target pengunjung 6,8 juta juga akan tercapai," ujarnya saat ditemui di Jakarta Fair, Rabu malam (29/5).

Menurutnya, penyelenggaran Jakarta Fair tahun ini hampir sama dengan tahun lalu, dan tidak ada program khusus dalam acara untuk menarik pengunjung. Berbagai macam jenis produk dengan beragam merek dijual dengan harga diskon.

"Ada sekitar 2.000 peserta atau penjual dengan produk bagus dan harga bagus. Kemudian, Jakarta Fiar yang dilaksankan 40 hari menghadirkan konser gratis dengan artis papan atas," ucapnya.

Jakarta Fair Kemayoran 2019 telah memasuki hari ke-7 sejak hari pertamanya pada 22 Mei lalu, Prajnan menilai masyarakat memberikan respon yang positif atas gelaran tahunan ini.

"Rasanya aman, banyak yang datang dan lalu lintas juga enak sekali. Kan ada Transjakarta juga untuk transportasi ke sini. Terlebih ada hiburan dan tempat bermain anak-anak jadi cocok juga buat keluarga," kata dia.

Prajna menyebut, Jakarta Fair ini diharapkan dapat mendukung perekonomian nasional khususnya DKI Jakarta. Pada tahun ini, Jakarta Fair Kemayoran melibatkan para pengusaha kecil, mikro, dan koperasi dari seluruh Indonesia yang akan menempati hall B3 dan C3 dan tersebar di berbagai titik seluruh penjuru area pameran.

Sponsored

Para peserta memamerkan berbagai produk dari sektor industri seperti otomotif (mobil dan sepeda motor), teknologi informasi komputer, alat olahraga, fesyen, furnitur, peralatan rumah tangga, barang elektronik, kuliner, industri kreatif, kerajinan tangan, dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penyelenggaraan Jakarta Fair yang ke-52 ini diharapkan dapat membantu perekonomian nasional.

"Pengalaman yang baru untuk keluarga datang kesini akan bertemu dengan produk dan inovasi baru. Tentu saja dengan tawaran yang banyak, maka membantu perekonomian dan jumlah tenaga kerja yang terserap juga banyak," ucap Anies.

Anies mengajak kepada masyarakat untuk datang ke Jakarta Fair sekaligus ajang bermain dan berlibur keluarga. "Kami Pemprov DKI terus akan mendukung. Saya mengundang masyarakat Jakarta dan sekitranya mari kita datang ke Jakarta Fair apalagi sudah mulai musim libur, kan tidak usah ngantor ajak keluarga kesini," katanya,