sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jawa Timur terapkan status darurat bencana

Berdasarkan data dari Pemprov dan Tim Gugus Tugas Jatim hingga Kamis (19/3) malam, total penderita positif Covid-19 mencapai 9 orang

Adi Suprayitno
Adi Suprayitno Jumat, 20 Mar 2020 15:06 WIB
Jawa Timur terapkan status darurat bencana
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 127083
Dirawat 39082
Meninggal 5765
Sembuh 82236

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menetapkan status keadaan darurat bencana penyakit akibat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah setempat.

"Status keadaan darurat diberlakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan," ujarnya kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jumat.

Status tersebut sesuai Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/108/KPTS/013/2020, serta mengacu Keputusan Kepala BNPB Nomor 13.A/2020.

Di Jatim, berdasarkan data dari Pemprov dan Tim Gugus Tugas Jatim hingga Kamis (19/3) malam, total penderita positif Covid-19 mencapai sembilan pasien.

Dari sembilan pasien positif, tujuh orang dirawat di sejumlah rumah sakit di Surabaya, sedangkan dua pasien lainnya dirawat di rumah sakit di Malang, dan satu orang di antaranya meninggal dunia. 

"PDP dan ODP ini sudah hampir menyebar ke seluruh kabupaten/ kota se-Jawa Timur. Maka informasi ini diharapkan bisa menjadi pertimbangan utama dalam menentukan tingkat risiko penyebaran Copid-19," kata Khofifah, di Grahadi, Surabaya, Jumat (20/3).

Khofifah kemudian merinci, untuk jumlah PDP di Jatim, terbanyak ditemukan di Surabaya dan Malang Raya, dengan masing-masing delapan kasus. Kemudian beberapa di antaranya ada di Tulungagung empat kasus, Jember tiga kasus, Sidoarjo tiga kasus, Pacitan dua kasus, Gresik satu kasus, Situbondo satu kasus, Lumajang satu kasus, dan Ponorogo satu kasus.

Sementaranya untuk jumlah orang dalam pemantauan, terbanyak ditemukan di Malang Raya dengan 24 kasus. Kemudian disusul Surabaya 18 kasus, Jember 16 kasus, Sidoarjo 10 kasus, Mojokerto lima kasus, Kediri dua kasus, Lamongan dua kasus, Tuban dua kasus, Bondowoso dua kasus, Blitar dua kasus, Trenggalek dua kasus, Magetan satu kasus, Bojonegoro satu kasus, Pasuruan satu kasus, Situbondo satu kasus, Banyuwangi satu kasus, Tulungagung satu kasus, dan Jombang satu kasus.

Sponsored

"Jumlah PDP yang paling banyak tersebar di tiga kabupaten/ kota, yaitu Malang Raya sebanyak delapan orang, Surabaya tujuh orang dan Tulungagung empat orang," ucapnya.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim itu juga mengimbau masyarakat tetap tenang karena Pemerintah Provinsi telah membentuk gugus tugas yang bekerja secara komprehensif untuk memerangi wabah Covid-19.

Khofifah juga membeberkan peta sebaran virus cirona (Covid-19) di Jatim per 19 April 2020 lewat akun Instagram @khofifah.ip. (Ant)

Berita Lainnya