logo alinea.id logo alinea.id

Jenguk Wiranto di RSPAD, Prabowo kutuk radikalisme

Menko Polhukam Wiranto yang tengah dirawat akibat penusukan di Pandeglang, dijenguk oleh Prabowo Subianto.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Jumat, 11 Okt 2019 19:32 WIB
Jenguk Wiranto di RSPAD, Prabowo kutuk radikalisme

Menko Polhukam Wiranto yang tengah dirawat akibat penusukan di Pandeglang, dijenguk oleh Prabowo Subianto.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Prabowo Subianto menjenguk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Seusai menjenguk, Prabowo mengatakan turut prihatin atas serangan yang diterima Wiranto saat kunjungan kerjanya di Pandeglang, Banten. Akan tetapi, dia belum bisa berkomunikasi secara langsung lantaran Menko Polhukam masih tertidur.

Ketika disinggung mengenai kedatangannya, tidak diduga Prabowo mengatakan itu adalah suatu keharusan. Pasalnya, sudah sejak lama Prabowo tidak bertemu dengan Wiranto.

"Iya ini terjadi musibah, terjadi tindakan kekerasan seorang tokoh, beliau (Wiranto) senior saya, saya kira kewajibanlah untuk kita saling menghormati," kata Prabowo Subianto di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (11/10).

Dikatakan Prabowo, dia mengutuk semua bentuk radikalisme dan terorisme. Menurut dia, semua bentuk kekerasan harus dicegah dan tidak boleh ada di Indonesia.

Hal itu dikemukakan karena pelaku penusukan diduga merupakan anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Lebih lanjut, dia meminta agar masyarakat bersatu untuk menghadapi ajaran tersebut.

"Perlu ada pendidikan. Para pemimpin semua sektor, semua bidang, saya kira terutama para pemimpin agama, benar-benar berani mendidik dan mengajarkan untuk hindari bentuk-bentuk seperti ini, kekerasan," kata dia.

Sponsored

Sementara itu pada waktu yang hampir bersamaan, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menjamin keamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang.

Disampaikan Bamsoet, pekan depan pimpinan MPR, DPR, dan DPD akan melakukan rapat koordinasi dengan Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala BIN. Tidak hanya itu, koordinasi juga dilakukan dengan Menteri Luar Negeri untuk memastikan tamu undangan negara.

"Dan saya mengimbau kepada seluruh rakyat Indoensia, yang terpenting bagi kita adalah saatnya kita menjaga nama baik kita dimata internasional," ucap Bamsoet setelah menjenguk Wiranto.