Kapolri cabut Maklumat Kepatuhan Prokes Nataru
Maklumat dicabut seiring berakhirnya Operasi Lilin 2020.

Kapolri, Jenderal Idham Azis, mencabut Maklumat Nomor Mak/4/XII/2020 tentang kepatuhan protokol kesehatan (prokes) saat libur Natal dan tahun baru (Nataru) melalui surat telegram resmi (TR). Pencabutan tersebut bersamaan dengan berakhirnya Operasi Lilin 2020 pada Selasa (5/1), pukul 00.00 WIB.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono, membenarkan tentang pencabutan tersebut. Telegram pun langsung didistribusikan kepada seluruh jajaran.
"Benar ada telegram dicabut karena waktunya sudah selesai," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (4/1).
Dalam telegram pencabutan maklumat, Kapolri memerintahkan seluruh kapolda untuk tidak lagi menjalankan pelarangan kerumunan dalam rangka libur Natal dan pergantian tahun.
"Berkaitan dengan hal tersebut di atas, kemudian dengn berakhirnya Operasi Lilin 2020, maka Maklumat Kapolri nomor:MAK//4/XII/2020 tanggal 23 Desember 2020 tentang kepatuhan protokol kesehatan pelaksanaan libur Natal 2020 dan tahun baru 2021 dinyatakan tidak berlaku," demikian isi salah satu poin telegram itu.
Berdasarkan Mak/4/XII/2020, pelarangan kerumunan diatur untuk beberapa hal, yakni perayaan Natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah; pesta/perayaan malam pergantian tahun; arak-arakan, pawai, dan karnaval; serta pesta kembang api.

Derita jelata, tercekik harga pangan yang naik
Senin, 21 Feb 2022 17:25 WIB
Menutup lubang “tikus-tikus” korupsi infrastruktur kepala daerah
Minggu, 13 Feb 2022 15:06 WIB
Segudang persoalan di balik "ugal-ugalan" RUU IKN
Minggu, 23 Jan 2022 17:07 WIB
Benarkah thrifting mengancam bisnis lokal?
Senin, 20 Mar 2023 18:55 WIB
Penguatan LHKPN dan RUU PA: Efektif jerat pejabat korup?
Sabtu, 18 Mar 2023 14:52 WIB