sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Keberadaan 8 PT akan dongkrak perekonomian dan SDM Kabupaten Pekalongan

Keberadaan perguruan tinggi itu memiliki arti penting bagi pembangunan daerah, khususnya Kabupaten Pekalongan.

Tri Kurniawan
Tri Kurniawan Kamis, 03 Sep 2020 11:18 WIB
Keberadaan 8 PT akan dongkrak perekonomian dan SDM Kabupaten Pekalongan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Kabupaten Pekalongan kini menjadi salah satu rujukan sentra pendidikan dari berbagai daerah karena sudah memiliki delapan perguruan tinggi. Padahal beberapa tahun lalu, belum ada satupun perguruan tinggi dibangun di Kabupaten Pekalongan.

Delapan perguruan tinggi itu adalah, Institut Teknologi Sains NU (ITSNU), Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalon Pekalongan (UMPP), Universitas Islam Diponegoro, Akademi Komunitas Negeri (AKN) Kajen yang sekarang bertransformasi menjadi Politeknik Negeri Kajen. Kemudian IAIN Pekalongan, Universitas Diponegoro, Institut Pertanian Bogor (IPB) yang membangun station lapangan, dan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polisi (Lemdikpol).

Proses pembangunan delapan perguruan tinggi itu dimulai pada 2018 dan sekarang sudah mulai dipergunakan untuk aktivitas perkuliahan dan pendidikan. Relatif singkatnya realisasi pembangunan perguruan tinggi di Kabupaten Pekalongan tersebut, tidak terlepas dari komitmen Bupati Pekalongan untuk membangun daerah, dan adanya dukungan dari semua pihak.

“Karena saya sadar Kabupaten Pekalongan tidak dikenal sebagai kabupaten yang punya perguruan tinggi, pemerintah harus menjadi garda terdepan dan Alhamdulilah ikhtiar ini berhasil. Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemkab Pekalongan selama empat tahun dengan dukungan para ulama, kiai, juga seluruh masyarakat. Dari semula tidak ada sama sekali sekarang Kabupaten Pekalongan bisa menghadirkan 8 perguruan tinggi dengan aspek fasilitasi dan regulasi yang jelas," papar Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, dalam keterangan tertulisnya.

Keberadaan perguruan tinggi itu memiliki arti penting bagi pembangunan daerah, khususnya Kabupaten Pekalongan. Baik dari sisi ekonomi maupun pengembangan sumber daya manusia.

Dari sisi ekonomi, keberadaan perguruan tinggi itu pastinya akan menjadi peluang bagi pelaku usaha membuka sejumlah usaha. Misalkan saja, usaha kuliner dan usaha percetakan dan penerbitan. Warga sekitar kampus juga dapat memanfaatkan ruang kosong di rumahnya untuk membuka usaha penginapan seperti kos dan kontrakan.

Keberadaan usaha tersebut tentunya akan menyebabkan uang beredar di Kabupaten Pekalongan meningkat. Dengan begitu, membuka peluang bagi lembaga keuangan khususnya perbankan membuka unit usaha ataupun ekspansi ke sejumlah wilayah di Kabupaten Pekalongan. Itu artinya, akan semakin banyak multipler effect yang tercipta dari pembukaan delapan perguruan tinggi tersebut.

Sementara dari sisi sumber daya manusia, perguruan tinggi sebagai salah satu institusi di Indonesia mengemban amanah mengupayakan dan sebagai pusat pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan. Dengan begitu, warga Kabupaten Pekalongan tidak perlu lagi keluar daerah untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.Perguruan tinggi juga memiliki peranan yang penting untuk mencetak sumber daya manusia yang bersaing.

Sponsored

Menyediakan tenaga kerja yang memiliki kemampuan dan kompetensi yang dibutuhkan oleh pasar. Dengan meningkatnya kualitas sumber daya manusia, tentu akan berdampak positif bagi pembangunan Kabupaten Pekalongan dan selangkah lebih dekat mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang maju.

Sumber: Pemkab Pekalongan

Berita Lainnya