close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Sejumlah penumpang berjalan setibanya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (5/5/2022). Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay/nz
icon caption
Sejumlah penumpang berjalan setibanya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (5/5/2022). Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay/nz
Nasional
Kamis, 27 April 2023 09:11

Kemenhub catat lonjakan tertinggi penumpang angkutan umum pada H+2 Lebaran

Sebanyak 1.091.740 orang melakukan perjalanan arus balik menggunakan angkutan umum pada H+2 Lebaran 2023.
swipe

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat, lebih dari 1 juta orang melakukan perjalanan arus balik menggunakan angkutan umum pada H+2 Lebaran 2023. Jumlah pengguna angkutan umum mencapai 1.091.740 orang pada gelombang pertama prediksi arus balik, 25 April 2023.

Bahkan, jumlah ini melampaui pergerakan penumpang pada puncak arus mudik pada H-3 jelang Lebaran. Sebanyak 1.067.208 orang mudik menggunakan angkutan umum pada 16 April 2023.

"Meski kemarin pergerakan penumpang mencapai puncak tertinggi, penanganan arus balik di simpul-simpul transportasi baik di terminal, pelabuhan, stasiun, dan bandara dapat tertangani dengan baik," kata juru bicara Kemenhub Adita Irawati dalam keterangannya, dikutip Kamis (27/4).

Berdasarkan pantauan di Posko Angkutan Lebaran Terpadu tahun ini, angkutan penyeberangan mencatatkan jumlah pergerakan penumpang tertinggi pada H+2 Lebaran yakni sebanyak 292.828 orang.

Kemudian, disusul angkutan udara 267.117 orang, angkutan darat 239.534 orang, angkutan kereta api 203.419 orang, dan angkutan laut 88.842 orang. Pemantauan titik pergerakan penumpang dan kendaraan dilakukan di 111 terminal, 18 pelabuhan penyeberangan, 51 bandar udara, 110 pelabuhan laut, 13 daop/divre perkeretaapian, 42 gerbang tol dan 20 ruas jalan arteri.

Adapun jumlah penumpang angkutan umum secara kumulatif mulai H-8 sampai dengan H+2 lebaran 2023 mencapai 9.357.776 orang.

"Jumlah ini meningkat 5.06% jika dibandingkan periode yang sama pada 2022 yang hanya sebesar 8.856.512 orang," ujar Adita.

Pada periode tersebut, jumlah penumpang angkutan udara menjadi yang tertinggi, yaitu 2.773.187 orang. Lalu, disusul angkutan sungai danau dan penyeberangan (ASDP) sebesar 2.132.284 orang.

Sementara itu, jumlah penumpang angkutan kereta api tercatat sebanyak 1.847.285 orang, angkutan jalan 1.818.949 orang, dan angkutan laut 804.071 orang.
 

img
Gempita Surya
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan