close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dok: Kemenhub.
icon caption
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dok: Kemenhub.
Nasional
Senin, 19 Desember 2022 19:50

Kemenhub operasikan posko angkutan Nataru sampai 3 Januari 2023

Posko ini bertujuan untuk melakukan pemantauan dan pengendalian transportasi.
swipe

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar pos koordinasi (Posko) Angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Posko ini bertujuan untuk melakukan pemantauan dan pengendalian transportasi, serta meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antara para pemangku kepentingan terkait.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, tidak ada pembatasan pergerakan mobilitas massa di periode libur Nataru kali ini. Terlebih, hasil survei yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub memprediksi sebanyak 44,17 juta orang akan bepergian di masa libur Nataru.

Oleh karenanya, posko ini juga digelar sebagai upaya menjaga kelancaran pergerakan masyarakat di masa libur Nataru. Sejumlah hal yang juga jadi perhatian, yakni periode libur Nataru yang bersamaan dengan waktu libur sekolah dan kasus Covid-19 yang cenderung meningkat dalam beberapa minggu terakhir.

"Untuk itu saya minta pelaksanaan Nataru ini dapat dikelola dengan baik, agar penyelenggaraanya selain memperhatikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, juga tetap mengedepankan aspek kesehatan," kata Budi dalam keterangan resmi, Senin (19/12).

Posko angkutan Nataru akan dilaksanakan mulai tanggal 19 Desember 2022 sampai dengan 3 Januari 2023. Operasional posko akan ditutup pada 4 Januari 2023.

Adapun posko angkutan Nataru berlokasi di Kantor Pusat Kemenhub, Gedung Cipta Lantai 7, Jalan Medan Merdeka Barat No 8 Jakarta Pusat. Selain di kantor pusat Kemenhub, pos pelayanan dan pos monitoring juga tersebar di simpul-simpul transportasi di sejumlah daerah.

Disampaikan Budi, berdasarkan hasil survei BKT Kemenhub, kendaraan pribadi baik mobil maupun motor menjadi moda transportasi pilihan utama masyarakat untuk bepergian di masa libur Nataru. Terkait hal ini, Budi mengimbau agar masyarakat tidak melakukan perjalanan jauh dengan sepeda motor karena membahayakan keselamatan.

“Agar perjalanan lebih nyaman, moda transportasi publik seperti bus, kereta api, kapal laut dan kapal penyeberangan, dan pesawat, bisa menjadi pilihan masyarakat selain kendaraan pribadi. Kami sudah siapkan, dan kami berupaya memberikan pelayanan dengan baik,” ujar Budi.

Ditambahkan Budi, ia meminta jajarannya beserta seluruh pihak terkait agar memanfaatkan posko ini dengan saling bersinergi dan berkolaborasi secara aktif dan responsif. Hal ini dilakukan dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan angkutan Nataru.
 

img
Gempita Surya
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan