sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kemenkes pastikan cacar monyet tidak menular di kalangan tertentu

Kemenkes menegaskan, cacar monyet hanya menular dari kontak fisik erat dengan pasien.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Sabtu, 20 Agst 2022 19:32 WIB
Kemenkes pastikan cacar monyet tidak menular di kalangan tertentu

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan penularan cacar monyet tidak hanya pada kalangan tertentu. Hal itu membantah dugaan adanya penularan penyakit tersebut di kalangan LGBT karena berhubungan sesama jenis.

Juru Bicara Kemenkes, M. Syahril, menekankan bahwa penularan cacar monyet sepenuhnya karena ada kontak erat dari pengidap ke orang lain dengan bersentuhan atau interaksi lain.

"Tidak menyerang kelompok tertentu, hanya karena kontak erat saja," ujarnya dalam konferensi pers secara daring, Sabtu (20/8).

Syahril menuturkan, penyebaran virus cacar monyet ini tidak semudah Covid-19. Oleh karenanya, seseorang yang terjangkit cacar monyet tidak membutuhkan isolasi di rumah sakit apabila memiliki tempat tersendiri dan aman dari jangkauan pihak lain di rumahnya.

"Jadi, bukan berarti baru ada gejala demam di awal sudah dapat menulari. Penularannya bisa terjadi setelah hari kelima setelah muncul ruam di muka dan sebagainya," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus pertama cacar monyet terdeteksi di DKI Jakarta. Pasien pertama itu adalah seorang laki-laki berusia 27 tahun yang baru saja bepergian dari salah satu negara di mana terdapat kasus cacar monyet.

Dijelaskan Syahril, pasien pertama cacar monyet itu tiba di Jakarta pada 8 Agustus 2022. Kemudian, pada 14 Agustus 2022 mengalami demam.

Gejala semakin bertambah dua hari berikutnya dengan timbulnya ruam di muka, telapak kaki, telapak tangan, dan bagian vital pasien tersebut. Akhirnya, pasien melapor ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan pada 19 Agustus 2022 hasil tes menunjukkan positif cacar monyet. Pasien pun dinyatakan bergejala ringan, sehingga menjalani isoman. 

Sponsored
Berita Lainnya
×
tekid