sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Kenapa Gerindra sodorkan 4 nama baru calon wagub DKI?

Empat nama baru yang diajukan terdiri dari tiga kader Gerindra dan Sekda DKI Jakarta Saefullah.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Jumat, 08 Nov 2019 08:50 WIB
Kenapa Gerindra sodorkan 4 nama baru calon wagub DKI?

DPD Gerindra DKI Jakarta menyodorkan empat nama baru calon wakil gubernur untuk menggantikan Sandiaga Uno, yang mundur untuk mengikuti Pilpres 2019. Usulan yang disampaikan pada PKS, tercantum dalam surat nomor JA/X-0646/B/DPD-Gerindra/2019 tertanggal 17 Oktober 2019.

Ada empat nama yang tercantum dalam surat tersebut. Dewan Penasihat Gerindra Arnes Lukman, Waketum DPP Gerindra Ferry Juliantono, Wasekjen DPP Gerindra Ahmad Riza Patria, dan Sekda DKI Jakarta Saefullah.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik mengatakan, surat tersebut ditandatangani olehnya, Sekretaris DPD Gerindra Husni Thamrin, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, serta Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. 

"Itu hasil informasi yang dikumpulkan internal Gerindra. Ini kan usulan kami ke dia (PKS), boleh dong kami usul," kata Taufik di Jakarta, Kamis (7/11).

Jika tiga nama lain adalah kader partai, Saefullah bukanlah bagian dari Gerindra. Menurut Taufik, masuknya nama Saefullah berdasarkan pertimbangan objektif partai. Gerindra, kata Taufik, menilai Saefullah memiliki kapasitas dan kapabilitas memadai untuk menduduki kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta. 

Dengan pengajuan empat nama tersebut, Gerindra mengusulkan perubahan atas nama calon wakil gubernur yang sudah diusulkan. Sebelumnya, Gerindra dan PKS, sebagai pengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilgub DKI 2017, telah menyepakati nama Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu sebagai calon wakil gubernur. Keduanya adalah kader PKS.

Taufik mengatakan, pengajuan empat nama baru yang diusulkan Gerindra, dikarenakan proses pemilihan pendamping Anies di Balai Kota hingga saat ini mandek. Empat nama baru tersebut diharapkan dapat diterima DPRD DKI dan kursi wakil gubernur yang telah kosong selama lebih dari satu tahun dapat kembali terisi. 

"Kami kan lihat macet. Kami usulkan ini bagaimana kalau opsi lain diambil, kami dorong saja deh gitu," ucap Taufik.

Sponsored

Namun demikian, sebelum sampai ke DPRD, Gerindra membutuhkan restu PKS. Hanya saja, Taufik menyebut hingga saat ini partai koalisinya itu belum merespons usulan yang disampaikan melalui surat tersebut. 

Ketua Dewan Syuro DPW PKS Abdurrahman Suhaimi mengatakan, pihaknya belum menerima surat yang berisi usulan perubahan nama cawagub tersebut.

"Tanya ke Gerindra, bukan ke PKS. Belum tahu saya tuh," ucap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta tersebut.