sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pemkab Klaten siapkan anggaran pemeliharaan jalur evakuasi Merapi

Jalan kerap rusak karena dilalui truk pengangkut pasir.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Senin, 15 Jun 2020 13:16 WIB
Pemkab Klaten siapkan anggaran pemeliharaan jalur evakuasi Merapi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 511.836
Dirawat 64.878
Meninggal 16.225
Sembuh 429.807

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Jawa Tengah (Jateng), menyiapkan Rp18 miliar untuk pemeliharaan sejumlah ruas jalan. Jalur evakusi Gunung Merapi di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, salah satunya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Klaten, Suryanto, menyatakan, anggarannya meningkat Rp8 miliar dari alokasi sebelumnya. "Namun, belum bisa dilakukan," ucapnya, Senin (15/6).

Dirinya melanjutkan, Pemkab Klaten hanya akan mengerjakan lima dari 18 proyek peningkatan ruan jalan yang bakal digarap pada 2020. Pangkalnya, anggaran difokuskan untuk penanganan coronavirus baru (Covid-19).

Kebijakan tersebut dilakukan mengingat Klaten berstatus kejadian luar biasa (KLB) dan zona merah Covid-19. Sehingga, ruas jalan yang urung dilakukan peningkatan akan dilakukan pemeliharaan secara maksimal.

Sponsored

"Agar jalan dapat difungsikan semaksimal mungkin, kita lakukan pemeliharan ruas jalan. Bila usulan ini nantinya disetujui dan ditetapkan, diperkirakan akan dikerjakan mulai bulan Agustus-September," imbuhnya, melansir situs web Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.

Ruas jalan evakuasi Merapi kerap rusak lantaran dilalui truk pengangkut pasir. Sumber anggaran berasal dari dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU). 

Sementara itu, kelima kegiatan yang sedang dikerjakan menggunakan dana insentif daerah (DID) dan dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT) sekitar Rp20 miliar. Mencakup ruas Jalan Tegalgondo-Sidoharjo, Prawatan-Margorejo, Pakis-Wonosari, Padangan-Jelobo, dan perempatan Jetis-Polanharjo.

Berita Lainnya