logo alinea.id logo alinea.id

KPK pantau kondisi kesehatan Romy

Tim dokter Rumah Sakit Polri Kramat jati menganjurkan agar Romy dirawat inap untuk menjalani pemeriksaan kolonoskopi

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Selasa, 09 Apr 2019 20:28 WIB
KPK pantau kondisi kesehatan Romy

Tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama, Romahurmuziy alias Romy dikabarkan kembali menjalani rawat inap di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Yang pasti dokter mengatakan masih perlu rawat inap," tutur Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (9/4).

Febri menjelaskan, meski di rawat inap, Romy sering dikunjungi penyidik KPK dan tetap dijaga pengawal tahanan. 

"Penyidik ada yang datang menjenguk Romy, tentunya selain pengawal tahanan KPK. Penyidik juga perlu tahu kondisi Romy," ujar Febri.

Febri menegaskan, karena persoalan keluhan sakit seseorang ditangani tim medis, maka KPK menyerahkan sepenuhnya kepada dokter, meskipun yang bersangkutan berstatus tahanan KPK. 

"KPK tidak tepat menyampaikan sakitnya seseorang. Tapi sejauh mana bisa disampaikan tim medis, itu peraturan rumah sakit," kata Febri. 

Sebelumnya, Romy mengeluhkan sakit di bagian saluran pencernaannya. Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Pol Musyafak menuturkan, Romy sempat mengeluhkan sakit saat buang air besar sejak Jumat (29/3). KPK merespons permintaan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu dan kemudian merujuknya ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. 

Dari hasil pemeriksaan dokter, Romy dinyatakan tak perlu menjalani rawat inap. Oleh sebab itu, Romy kembali dipindahkan ke rumah tahanan KPK.

Sponsored

Namun, pada Selasa (2/4) lalu, Romy kembali mengeluhkan hal yang sama. Ia sekali lagi dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Tim dokter Rumah Sakit Polri Kramat jati menganjurkan agar Romy dirawat inap untuk menjalani pemeriksaan kolonoskopi, guna mengetahui adanya kelainan pada saluran pencernaannya.