sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Lagi-lagi, Setya Novanto berulah

Setya Novanto dipindahkan dari Lapas Sukamiskin ke Cipinang dengan dalih ingin berobat di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Sabtu, 28 Des 2019 00:20 WIB
Lagi-lagi, Setya Novanto berulah
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Terpidana kasus korupsi e-KTP Setya Novanto (Setnov) dipindahkan dari lapas Sukamiskin, Bandung ke Lapas Cipinang pada Kamis (26/12). Pemindahan tersebut disinyalir lantaran Setnov ingin menjalani perawatan jantung di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Barat, Liberti Sitinjak menerangkan, pemindahan mantan Ketua DPR RI ini telah melewati prosedur yang sesuai.

"Pemindahan sudah kita tempuh sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Bahwa yang bersangkutan memeriksakan ritme jantung yang memang berdasarkan status yang ada di kami, sudah terjadwal untuk diperiksa," kata Liberti di Gedung Kemenkumham, Jakarta Selatan, Jumat (27/12).

Dikatakannya, pemindahan Setnov ke Lapas Cipinang sendiri hanya bersifat sementara. Batas waktu tergantung dengan proses pemeriksaan kesehatan di RSPAD.

Kemenkumham, dalam hal ini menyerahkan sepenuhnya ke RSPAD sebelum menjemput Setnov kembali. Akan tetapi, lanjut Liberti, pengawasan ketat tetap dilakukan.

"Pengawasan ya ada pengawal yang melekat di sana, pegawai Lapas Cipinang. Ada dua (orang) setiap hari, shift pagi sore, malam," kata dia.

Hampir senada, Kepala Lapas Sukamiskin Abdul Karim menerangkan, alasan Setnov dipindahkan ke Lapas Cipinang lantaran ada surat rujukan dari dokter lapas dan Rumah Sakit Hasan Sidikin (RSHS) Bandung  untuk memeriksakan kesehatan di RSPAD.

Namun demikian, ia menegatakan, Setnov diperiksa di RSPAD dengan keluhan demam dan ada bintik-bintik merah di bagian tubuhnya.

Sponsored

"Itu berdasarkan rujukan. Keluhan beliau kemarin itu demam dan bintik merah di tubuh. Jadi harus diperiksa di RSPAD," ungkap Karim saat dikonfirmasi Alinea.id secara terpisah.

Bukan kali ini saja, mantan Ketua Umum Golkar itu beberapa kali kedapatan keluar dari Lapas Sukamiskin. Bahkan, Setnov diduga masih menggunakan lapas mewah di Sukamiskin.

Berita Lainnya