sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Lapas dan rutan di Jakarta bebas banjir

Rutan Depok dan Pondok Bambu hanya sempat tergenang air pada Rabu (1/1).

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Kamis, 02 Jan 2020 19:10 WIB
Lapas dan rutan di Jakarta bebas banjir

Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Ditjen Pas Kemenkumham) memastikan, takada rumah tahanan (rutan) maupun lembaga permasyarakatan (lapas) di Jakarta dan sekitarnya yang mengalami banjir.

"Tidak ada lapas atau rutan yang kebanjiran di area Jakarta, Bogor, Depok, maupun Bekasi," ucap Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pas, Rika Aprianti, saat dihubungi di Jakarta, Kamis (2/1).

Diakuinya, Rutan Depok dan Pondok Bambu sempat tergenang air pada Rabu (1/1) akibat tingginya intensitas hujan. Namun, hanya berlangsung sesaat dan air segera surut.

Genangan, menurut dia, muncul karena lokasi kedua rutan berada di daerah dataran rendah. Meski demikian, tidak sampai menimbulkan banjir dan membuat narapidana mesti dievakuasi.

"Cuma sebentar saja. Tidak ada evakuasi. Sejauh ini kondisi semua aman. Tidak ada yang banjir," ujarnya.

Rika melanjutkan, para tahanan rutin kerja bakti. Mereka terbiasa menjaga kebersihan lingkungan rutan. Membuat saluran air lancar. Sehingga, tak menimbulkan banjir.

"Apalagi, kan, di Jakarta itu rata-rata padat. Kondisinya padat. Kalau kita tidak kelola anak-anak warga binaan untuk menjaga kebersihan itu, wah, tidak bisa dibayangkan," tuturnya.

"Kerja bakti bersih-bersih itu bagian dari penilaian perilaku mereka. Bagian dari pembinaan juga," tambahnya.

Sponsored

Hujan mengguyur Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) per Selasa (31/12) hingga Rabu (1/1) dengan intensitas besar. Sehingga, banjir melanda warga di sejumlah wilayah.

Hingga Kamis (2/1), pukul 08.50, banjir masih terlihat di beberapa titik. Seperti Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Tangerang, dan Bekasi.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 16 jiwa meninggal dunia akibat banjir. Perinciannya: Delapan orang di Jakarta, tiga orang di Kota Depok, serta masing-masing satu orang di Kota Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Sementara, Perusahaan Listrik Negara (PLN) memadamkan sementara di 1650 gardu di 724 wilayah terdampak banjir. Namun, sebanyak 2.437 gardu kini telah dioperasikan kembali.

Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan deras di Jabodetabek. Kemungkinan terjadi banjir pada Februari-Maret 2020. (Ant)

Berita Lainnya