sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Media asing soroti kunjungan Prabowo ke AS

Prabowo dijadwalkan mengunjungi AS pada 15-19 Oktober.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 16 Okt 2020 18:18 WIB
Media asing soroti kunjungan Prabowo ke AS
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 365.240
Dirawat 64.032
Meninggal 12.617
Sembuh 289.243

Kabar mengenai kunjungan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, ke "Negeri Paman Sam" tidak hanya mengundang perhatian di dalam negeri, tetapi juga menuai sorotan dunia.

Media yang bermarkas di Amerika Serikat, New York Times (NYT), memuatnya dalam laporan bertajuk "Indonesian Defense Chief, Accused of Rights Abuses, Will Visit Pentagon".

NYT melaporkan, larangan perjalanannya ke AS telah dicabut. Atas undangan Menteri Pertahanan AS, Mark T. Esper, Prabowo tiba di Washington pekan ini dan dijadwalkan untuk bertemu pejabat tinggi di Pentagon, Kamis (15/10).

"Bagi Prabowo, kunjungan tersebut adalah puncak dari pencarian untuk mendapatkan kehormatan. Bagi Washington, ini menyoroti pentingnya Indonesia, sekutu AS yang berpotensi penting melawan China," demikian kutipan laporan NYT.

Pada artikel tersebut, juga NYT menyoroti penolakan tegas Amnesty International dan enam kelompok hak asasi manusia (HAM) lainnya mengenai kunjungan Prabowo ke AS.

Mereka meminta pemerintahan Donald Trump membatalkan kunjungan tersebut dengan mengatakan, langkah itu dapat melanggar aturan AS sendiri tentang masuknya orang-orang yang dituduh melakukan pelanggaran HAM.

"Prabowo Subianto adalah mantan jenderal Indonesia yang sejak 2000 telah dilarang memasuki AS karena dugaan keterlibatan langsungnya dalam pelanggaran HAM," kata kelompok itu dalam surat kepada Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo.

Kantor berita AS, REUTERS, pun menaruh perhatian pada kunjungan Prabowo ke Washington. Hal tersebut dituangkan dalam laporan dengan judul "Pentagon prepares to welcome once-banned Indonesian minister, despite rights concerns".

Sponsored

Prabowo dijadwalkan mengunjungi AS dari 15 hingga 19 Oktober. (New York Times dan REUTERS)

Berita Lainnya