close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Menko PMK tanggapi penggunaan gas air mata di tragedi Kanjuruhan. Foto: dokumentasi Kemenko PMK
icon caption
Menko PMK tanggapi penggunaan gas air mata di tragedi Kanjuruhan. Foto: dokumentasi Kemenko PMK
Nasional
Jumat, 20 Januari 2023 12:06

Menko PMK targetkan Gerakan Nasional Revolusi Mental libatkan generasi Z

Kegiatan dari program GNRM tahun ini diharapkan dapat membangun mental positif kepada kelompok generasi Z.
swipe

Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) menjadi salah satu program prioritas yang diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, meminta program GNRM pada 2023 dapat menyasar generasi Z atau kelompok masyarakat kelahiran tahun 1997-2012.

"Saya kira tahun 2023 ini, GNRM harus betul-betul lebih melibatkan lebih mengajak generasi muda. Generasi post milenial atau Generasi Z. Yang saya rasa sudah saatnya kita menghitung mereka," kata Muhadjir dalam keterangan resmi, Jumat (20/1).

Muhadjir menilai, setidaknya ada tiga hal yang perlu digaungkan dari program GNRM secara masif dan positif. Ketiga poin tersebut antara lain cara berpikir, bersikap, dan bertindak di masyarakat.

Menurutnya, penting untuk menyasar generasi muda sebagai sasaran program GNRM. Sebab, mereka dinilai sebagai generasi yang akan menjadi sosok pemimpin Indonesia di masa mendatang.

"Jadi kita sudah harus mulai berpikir, apa yang harus kita bekalkan kepada generasi post milenial yang kelak akan menentukan masa depan bangsa ini, maju tidaknya bangsa, menentukan utuhnya bangsa ini," ujar Muhadjir.

Lebih lanjut, imbuh dia, kegiatan dari program GNRM tahun ini diharapkan dapat membangun mental positif kepada kelompok generasi Z. Salah satunya yakni dilibatkan dalam program eksisting, misalnya, Gerakan Menanam 10 Juta Pohon.

Selain itu, untuk menumbuhkan mental positif dalam program GNRM juga dapat diupayakan melalui edukasi dalam memanfaatkan media sosial dan penggunaan internet.

"Kemudian rencana kita menstimulasi bagaimana tebaran dari suasana positif di media sosial di dunia virtual, untuk mengimbangi bahkan memperkecil pengaruh dari konten yang jauh dari mental positif. Ini harus dipikirkan," tuturnya.

Muhadjir menilai, upaya-upaya edukasi untuk melibatkan sasaran baru ini dapat dilakukan melalui kolaborasi dengan instansi lainnya seperti LPDP. Tak hanya itu, untuk menanamkan mental positif juga dapat berkoordinasi dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Muhadjir meminta agar tiga nilai dasar GNRM, yakni gotong royong, etos kerja, dan integritas, harus bisa ditanamkan dengan baik pada generasi Z. 

"Saya minta ada target akhir tahun 2024 itu apa output besar dari GNRM yang kita inisiasi ini," ucap Muhadjir.

img
Gempita Surya
Reporter
img
Ayu mumpuni
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan