sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Wakil Ketua DPD minta pemerintah tidak tergesa-gesa terapkan KBM tatap muka

Kebijakan yang dikeluarkan oleh Kemendikbud tidak bisa disamaratakan di seluruh daerah.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Sabtu, 27 Feb 2021 09:44 WIB
Wakil Ketua DPD minta pemerintah tidak tergesa-gesa terapkan KBM tatap muka
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Rencana pembukaan sekolah dan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada Juli 2021 mendatang menimbulkan kekhawatiran banyak pihak. Pasalnya, hingga saat ini kasus paparan Covid-19 di beberapa wilayah masih tinggi. 

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengusulkan, agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pemerintah daerah, untuk tidak tergesa-gesa dalam menerapkan KBM tatap muka di sekolah pada Juli 2021.

“Perlu dilakukan kajian dan analisa cermat sebelum memutuskan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Pemerintah serta pihak terkait harus terus memantau kondisi Covid-19 di seluruh wilayah," kata Nono dalam keterangan resminya, Sabtu (27/2).

Untuk itu, kebijakan yang dikeluarkan oleh Kemendikbud tidak bisa disamaratakan di seluruh daerah. Pasalnya, kondisi serta kesiapan di masing-masing daerah berbeda.

“Keputusan harus mempertimbangkan pendapat dari semua pihak yang terlibat (kepala sekolah, komite hingga orang tua). Walaupun proses vaksinasi guru sudah berjalan, perlu dipertimbangkan pula vaksinasi untuk anak-anak atau siswa sekolah,” ujar mantan Kepala Basarnas tersebut.

Menurutnya, keselamatan dan kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas utama. Tak lupa pula, monitoring dan evaluasi guna menjaga keamanan masyarakat.

Seperti diketahui, pemerintah tengah mempersiapkan sekolah tatap muka bisa kembali dibuka pada Juli 2021, mendatang. Keputusan ini akan diterapkan setelah 5,5 juta guru dan dosen selesai divaksinasi Covid-19 pada akhir Juni 2021 nanti.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, pemerintah berharap usai vaksinasi tenaga pengajar, sekolah bisa kembali dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebab, sudah lama siswa tidak belajar tatap muka di sekolah.

Sponsored

"Kami ingin memastikan kalau kita bisa menyelesaikan vaksinasi sampai akhir Juni, sehingga Juli sudah bisa melakukan proses tatap muka di sekolah," tutur Nadiem. 

Berita Lainnya