close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi. Pixabay
icon caption
Ilustrasi. Pixabay
Nasional
Kamis, 17 November 2022 08:41

Waspada, rata-rata penambahan harian positif Omicron hampir 7.000 kasus

Omicron termasuk subvarian Covid yang tidak terlalu berbahaya, namun tetap harus diwaspadai.
swipe

Peneliti mikrobiologi dari Fakultas Kedokteran UI Amin Soebandrio mengatakan, kasus Omicron di Indonesia sudah meningkat kembali sejak Selasa (15/11). Belakangan, kasus Omicron bahkan sudah mencapai hampir 7.000 per hari kasus positif.

Kasus Omicron sendiri sudah mendominasi sekitar 1,3% bahkan 2% di seluruh dunia dari 35 negara yang telah melaporkan ke WHO.

"Omicron ternyata lebih cepat bermutasi dan mutasinya macam-macam. Jika dibiarkan Omicron punya strategi baru nih mutasinya yang tidak bermutasi pada dirinya sendiri namun bisa bermutasi pada dua subvarian Covid-19," ucap Amin pada diskusi BNPB Indonesia bertajuk "Perkembangan Pandemi di Indonesia dan Gejala Pada Pasien Covid-19" melalui siaran virtual YouTube, Jakarta, Rabu (16/11).

Pada varian Omicron dapat dikatakan sebagai varian yang tidak menimbulkan efek yang berat bagi manusia, meskipun varian ini cepat menularkan satu dengan yang lainnya. Omicron termasuk subvarian Covid yang tidak terlalu berbahaya, namun tetap harus diwaspadai.

"Omicron memang cepat menular tetapi sekali lagi untungnya tidak terlalu banyak menimbulkan kasus yang berat sampai fatal. Omicron memang tidak sampai menimbulkan kepanikan tetapi tetap kewaspadaannya harus tetap tinggi. Itu yang penting saat ini dan tidak boleh berleha-leha," tutupnya.

Pemerintah sendiri telah memperkirakan kasus Covid semakin meningkat di akhir tahun, sebab akan ada libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Karena pergerakan manusia yang lebih massif dan seringkali terjadi banyak kerumunan dan sebagainya itu yang meningkatnya jumlah kasus positif. Dengan varian Omicron ini yang dikhawatirkan adalah penularannya, meski tidak seburuk varian yang lalu" tutupnya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan mengumumkan data terbaru kasus Covid-19. Di mana, per Rabu (16/11), ada tambahan 8.486 kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Dengan tambahan tersebut, jumlah total kasus Covid-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 menjadi 6.582.291 kasus.

Kemudian, 4.255 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Jumlah total yang telah sembuh dari penyakit ini sebanyak 6.365.087 orang.

Selain itu, sebanyak 54 pasien positif Corona di Tanah Air meninggal dunia. Dengan demikian, jumlah total pasien positif Covid-19 yang meninggal sebanyak 159.253 orang.
 

img
Alfaridzi Putra Dwi
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan