logo alinea.id logo alinea.id

Permadi dijemput polisi jalani pemeriksaan kasus makar Kivlan Zen

“Saya tadi dijemput tiga orang polisi pakai pakaian preman saat di tengah jalan."

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Jumat, 17 Mei 2019 11:31 WIB
Permadi dijemput polisi jalani pemeriksaan kasus makar Kivlan Zen

Politikus Partai Gerindra Permadi datang memenuhi panggilan pemeriksaan ke Bareskrim Polri sekitar pukul 10.05 WIB. Namun, ia datang bersama tiga orang anggota polisi berpakaian preman.

Permadi menjelaskan, dirinya dijemput polisi saat terjebak kemacetan di salah satu jalan sekitar Mabes Polri. Mereka berempat akhirnya berangkat bersama menuju Mabes Polri.

“Saya tadi dijemput tiga orang polisi menggunakan pakaian preman saat di tengah jalan. Setelah itu saya langsung dibawa ke ruang pemeriksaan. Lewat pintu mana, saya tidak tahu namanya, tapi bukan lewat lobi,” ujar Permadi saat dihubungi, Jumat (17/5).

Menurut Permadi, polisi menjemput setelah kuasa hukum menyampaikan kondisinya saat itu. Pihak kepolisian memberikan bantuan dengan menjemputnya, untuk mempermudah Permadi menjalani pemeriksaan.

“Kuasa hukum saya kan bilang kalau saya sudah umur 80 dan saya struk, jadi susah untuk bergerak cepat. Lalu polisi bilang, 'ya sudah dijemput',” kata Permadi menuturkan.

Permadi mengaku sudah berada di ruang pemeriksaan dan siap menjawab pertanyaan dari penyidik. Ia enggan memastikan akan memberikan keterangan pada awak media yang menunggunya seusai pemeriksaan.

Permadi diperiksa polisi sebagai saksi untuk Mayjen (Purn) Kivlan Zen. Mantan Kepala Staf Kostrad itu menyandang status tersangka dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong dan makar.

Panggilan pemeriksaan hari ini merupakan panggilan kedua yang dilayangkan polisi kepada Permadi. Ia dipanggil pertama kali pada Selasa (14/5), namun berhalangan hadir. 

Sponsored