close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi. Foto Antara.
icon caption
Ilustrasi. Foto Antara.
Nasional
Selasa, 27 Desember 2022 07:37

Pj Heru usulkan jalur KRL ke Stasiun Tanah Abang ditambah

Pemprov DKI Jakarta akan menggandeng Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR untuk menambah fasilitas jalur kereta.
swipe

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyampaikan, perlunya penambahan jalur kereta rel listrik (KRL) ke Stasiun Tanah Abang. Penambahan ini penting mengingat pertumbuhan penumpang yang menggunakan KRL ke Stasiun Tanah Abang terus bertambah.

"Ini akan ada penambahan jalur kereta dari empat menjadi enam jalur," kata Heru dalam keterangan resmi, Senin (26/12).

Diungkapkan Heru, dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta akan menggandeng Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR untuk menambah fasilitas jalur kereta. Usulan ini juga disampaikan dalam rangka menunjang optimalisasi operasional KRL guna mengatasi kepadatan penumpang.

"Dengan adanya penambahan jalur itu bisa menambah dan mengantisipasi kepadatan penumpang pada tahun-tahun berikutnya yang jumlahnya mencapai ratusan ribu. Ini untuk tahap pertama," ujar Heru.

Lebih lanjut, imbuh Heru, kawasan Transit Oriented Development (TOD) juga akan dikembangkan di Stasiun Tanah Abang. TOD merupakan konsep pengembangan stau pembangunan kota dengan memaksimalkan penggunaan lahan yang terintegrasi.

Selain itu, pengembangan kawasan ini juga sekaligus mempromosikan penggunaan angkutan umum maupun gaya hidup sehat, seperti berjalan kaki dan bersepeda.

Menurut Heru, pada tahap kedua Pemprov DKI Jakarta bertugas untuk merapikan sarana dan prasarana, misalnya pelebaran kawasan dan lain-lain. Untuk hal ini, pihaknya akan meninjau konsep pengembangan ke depan akan seperti apa.

Heru mengatakan, beberapa perbaikan yang akan dilakukan seperti putaran di jalan (U-Turn), membangun JPO, serta merapikan taman.

"Kemudian, ada sebagian lahan yang milik Pemprov DKI, untuk keluar-masuknya penumpang, itu kita siapkan juga. Bangunannya (stasiun) akan disiapkan oleh Kementerian PUPR dan Kemenhub," tutur Heru.

Ditambahkan Heru menyebut, pihaknya menargetkan pengerjaan penambahan fasilitas jalur kereta dapat rampung maksimal akhir 2023. Ini sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait proses pengerjaan penambahan jalur KRL tersebut.

"Kami di DKI Jakarta akan langsung bergerak dan langsung berkoordinasi dengan Kemenhub dan KemenPUPR. Hal ini karena target yang diarahkan Bapak Presiden harus selesai di akhir 2023, dan ini harus sudah finalisasi," ujar dia.
 

Artikel ini ditulis oleh :

img
Gempita Surya
Reporter
img
Hermansah
Editor
Bagikan :
×
cari
bagikan