sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

PKS minta Gerindra tak khianati kesepakatan soal cawagub DKI

"Kami ingin Gerindra menyepakati yang telah dibuat sama PKS. Agar itu dihormati dan tidak dicederai."

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Jumat, 08 Nov 2019 14:44 WIB
PKS minta Gerindra tak khianati kesepakatan soal cawagub DKI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD DKI Jakarta Arifin, meminta Partai Gerindra menghormati dan tidak mengkhianati kesepakatan ihwal calon wakil gubernur DKI Jakarta. Menurutnya, kedua partai telah menyepakati calon pengganti Sandiaga Uno berasal dari kader PKS, yakni Agung Yulianto dan Akhmad Syaikhu.

Pernyataan Arifin itu merespons sikap Gerindra yang secara mendadak mengajukan empat nama cawagub DKI untuk mendampingin Gubernur Anies Baswedan. Keempat nama tersebut adalah Dewan Penasihat DPP Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono, Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Riza Patria, dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah.

"Ya kalau PKS masih mengikuti apa yang sudah disepakati oleh Gerindra. Kami ingin Gerindra menyepakati yang telah dibuat sama PKS. Agar itu dihormati dan tidak dicederai," kata Arifin saat dikonfirmasi, Jumat (8/11).

Meski demikian, dia mengatakan pihak Gerindra belum melakukan komunikasi resmi pada PKS, baik di jajaran Dewan Pimpinan Daerah maupun DPP. Gerindra juga tidak melakukan komunikasi informal pada Arifin, yang menangani hal-hal berkaitan dengan calon wakil gubernur. 

"Tidak ada komunikasi, cuma di media saja. Kita belum dapat informasi. Biasanya kalau ada, langsung disampaikan ke saya sebagai ketua fraksi. Itu tidak ada penyampaian. Makanya kita tetap mengawal apa yang telah disepakati," kata dia.

Arifin optimistis bahwa kursi cawagub akan tetap diisi oleh kader PKS. Apalagi dua nama kader yang telah ajukan, sudah disetujui oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik mengatakan, partainya telah menyampaikan usulan empat nama baru untuk menjadi calon wakil gubernur DKI Jakarta kepada PKS. Usulan tersebut disampaikan melalui surat resmi dengan nomor JA/X-0646/B/DPD-Gerindra/2019 tertanggal 17 Oktober 2019.

Selain Taufik, surat tersebut juga ditandatangani oleh Sekretaris DPD Gerindra Husni Thamrin, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, serta Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. 

Sponsored

"Itu hasil informasi yang dikumpulkan internal Gerindra. Ini kan usulan kami ke dia (PKS)," kata Taufik di Jakarta, Kamis (7/11).

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Rabu, 20 Nov 2019 19:35 WIB
Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Selasa, 19 Nov 2019 21:07 WIB