sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Aparat tembak mati tujuh KKB, senpi hingga busur panah disita

Polda Papua beberkan aksi para anggota KKB yang ditembak mati

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Jumat, 17 Apr 2020 17:15 WIB
Aparat tembak mati tujuh KKB, senpi hingga busur panah disita
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 80094
Dirawat 37247
Meninggal 3797
Sembuh 39050

Aparat Kepolisian Daerah Papua (Polda Papua) menembak mati tujuh orang anggota Kelompok kriminal Bersenjata (KKB). Polri memang sudah memetakan pergerakan mereka dalam sejumlah aksi yang dinilai meresahkan masyarakat.

Tujuh orang anggota KKB itu diketahui bernama Lani Magai, Nopen Waker, Nico, Lera Magai, Tandi Kogoya, Manu Kogoya, dan Menderita Walia.

"Penindakan itu telah dilakukan sejak 15 Maret 2020 dengan bukti perbuatan dan barang bukti yang sudah kami miliki," kata Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpaw, dalam keterangan resminya, Jumat (17/4).

Paulus lantas merinci sejumlah aksi para anggota KKB itu, di antaranya telah melakukan penyanderaan tiga orang guru, penembakan di Kampung Zipabera, Distrik Tembagapura dan menyebabkan adanya seorang meninggal dunia, penembakan mobil patroli Polsek Tembagapura, penembakan pos TNI, pembakaran bangunan, baku tembak dengan aparat, pembakaran gereja, penembakan karyawan Freeport, dan penembakan mobil pembawa makanan.

Selain menembak mati tujuh anggota KKB, Paulus menyatakan pihaknya juga menahan satu anggota Komisi Nasional Papua Barat (KNPB) bernama Indius Sambom alias Ivan Sambom.

Ivan diketahui sebagai komandan logistik Organisasi Papua Merdeka (OPM). Ivan bahkan menyediakan tempat tinggal bagi Abubakar Kogoya sebelum ditembak mati.

Kegiatan Ivan Sambom juga mengaku kerap kali melakukan postingan yang bersifat mendukung gerakan Papua merdeka dari NKRI.

Hal tersebut dapat dilihat pada akun facebook yang dimilikinya sesuai dengan keterangan yang diberikan kepada penyidik.

Sponsored

"Berdasarkan pemeriksaan pun didapati akun Facebook Ivan sering menyebarkan rilis Veronica Koman dan Sebby Sambom," ujar Paulus.

Polisi pun menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata api (senpi) Ar 15 no seri: 001237, satu pucuk Ak 47 no seri: 3008, satu pucuk senjata rakitan, satu buah Magazen AR 15, satu buah Magazen AK 47, 11 butir amunisi AR 15, 16 butir amunisi AK 47, satu buah air soft gund merk Glock, satu buah senjata rakitan, 162 butir peluru, 10 buah selongsong, 20 buah hp, dua buah ht, tiga buah, bendera corak bintang kejora, tiga buah kampak, tiga buah busur panah, 90 buah anak panah, 11 buah parang, tujuh buah senapan angin, 11 buah potongan bagian senapan angin, satu pucuk senjata SS1V1 no jat. 695381, satu buah Magazen ss, dan 17 butir munisi 5,56 mm.

Berita Lainnya