logo alinea.id logo alinea.id

Tiga pembunuh pengusaha Edi Candra diduga kabur ke Lampung

Seorang eksekutor yang membunuh Edi Candra Purnomo telah ditangkap di Sukabumi.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Selasa, 27 Agst 2019 14:21 WIB
Tiga pembunuh pengusaha Edi Candra diduga kabur ke Lampung

Kasubdit Jatanras Direskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Jerry Siagian, mengungkapkan pihaknya telah mencium keberadaan tiga eksekutor yang membunuh seorang pengusaha bernama Edi Candra Purnama atau biasa dipanggil Pupung Sadili beserta anaknya, Mohammad Adi Pradana. Sementara seorang eksekutor lainnya diketahui telah tertangkap.

Jerry mengatakan, salah satu eksekutor yang ditangkap Ditreskrimum Polda Metro Jaya merupakan seorang pria berinisial RS. Ia ditangkap di Sukabumi, Jawa Barat, sehari setelah membunuh kedua korban Edi dan anaknya Adi.

“Iya kita sudah berhasil amankan satu orang eksekutor berinisial RS di Sukabumi. Tersangka RS memiliki peran sebagai eksekutor pembunuhan korban PS (54) dan anaknya D (23),” kata Jerry saat dikonfirmasi di Jakarta pada Selasa, (27/8).

Lebih lanjut, Jerry membeberkan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap tiga tersangka lainnya yang juga berperan sebagai eksekutor. Menurut Jerry pihaknya telah mengetahui keberadaan ketiga pelaku.

"Tiga lainnya pengejaran di Lampung. Bagi kami ini yang terpenting kerja sama akan menghasilkan hasil yang maksimal," ujar Jerry. 

Sementara itu, untuk tersangka Geovanni Kelvin yang merupakan anak dari otak pelaku pembunuhan Aulia Kesuma, masih menjalani perawatan di rumah sakit. Geovanni diketahui mengalami luka bakar di bagian wajah dan tubuh lainnya hingga 36% saat berusaha membakar ayah dan saudara tirinya yang tengah berada di dalam mobil. 

"GK (Geovanni Kelvin), salah satu pelaku pembakaran di Sukabumi ikut terbakar saat membakar mayat dan mobilnya. Luka bakar GK mencapai 36% di bagian wajah. Saat ini tim gabungan tengah memburu tiga eksekutor bayaran," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, mengatakan jajarannya telah menangkap otak pelaku pembunuhan yaitu Aulia Kesuma. Dari pengakuan pelaku Aulia saat diperiksa polisi, pembunuhan terhadap Pupung dan anaknya Adi Pradana dilatarbelakangi masalah rumah tangga dan utang piutang.

Sponsored

“Dalam melakukan aksi pembunuhan tersebut, pelaku AK (35) menyewa empat orang pembunuh bayaran. Kasus ini terungkap setelah tersangka tertangkap dan memberikan keterangan kepada polisi," kata Nasriadi.