sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Transjakarta tambah armada dan jam operasional

Juga ada penambahan rute khusus wisata yang sebelumnya tidak melayani di malam hari.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Selasa, 31 Des 2019 16:46 WIB
Transjakarta tambah armada dan jam operasional

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menambah armada sebanyak 128 unit layanan angkutan malam hari (Amari) pada malam perayaan pergantian Tahun Baru 2020. Bahkan, Transjakarta juga menambah operasional hingga 24 jam pada sebagian besar koridor dan beberapa rute wisata.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi Transjakarta Nadia Diposanjoyo mengatakan, PT Transjakarta telah menyiapkan bus 38 articulated bus (AB) atau bus gandeng untuk melayani masyarakat pada perayaan tahun baru nanti.

Nantinya, bus gandeng itu akan beroperasi di Koridor 1 yang beroperasi di rute Blok M-Kota, Koridor 5 beroperasi dengan rute Kampung Melayu-Ancol, Koridor 8 melayani rute Lebak Bulus-Harmoni, dan Koridor 9 dengan rute Pinang Ranti-Pluit. 

Selain bus gandeng, Transjakarta akan menurunkan 10 bus berjenis maxi, dan bus single yang disebar di seluruh koridor lainnya.

"Unit armada Transjakarta yang biasa melayani di malam hari berjumlah 55 unit tersebar di 11 koridor BRT, khusus malam tahun baru kami tambah dari 128 unit menjadi 183 armada," kata Nadia, dalam keterangan yang diterima Alinea.id, Selasa (31/12).

Selain armada, juga ada penambahan rute khusus wisata yang sebelumnya tidak melayani di malam hari. Misalnya, rute bus wisata 5H yang melayani Harmoni-Ancol, dan bus 2C dengan rute Balai Kota-Jiexpo. "Khusus 31 Desember, akan dioperasikan selama 24 jam," ucap dia.

Terkait perpanjangan jam operasional, Transjakarta menambah jam pelayanan rute pengumpan khusus. Rute yang ditambah jam operasionalnya adalah rute pengumpan khusus MRT S12 BSD-Stasiun MRT Fatmawati, dan S31 Bintaro-Stasiun MRT Fatmawati. Kedua bus rute itu, akan melayani hingga pukul 03.00 WIB 1 Januari 2020.

Selain itu, Transjakarta juga melayani rute bus 1 F jurusan Palmerah-Bundaran Senayan via Asia Afrika. Rute tersebut akan beroperasi sampai dengan KRL Tanah Abang-Rangkas Bitung berakhir, yakni hingga 02.30 WIB.

Sponsored

Setidaknya, terdapat delapan unit bus Royaltrans yang siap melayani warga. Bahkan, Transjakarta akan menyediaka lima unit armada untuk rute 1F Stasiun Palmerah-Bundaran Senayan via Asia Afrika.

Lebih lanjut, Nadia mengatakan, telah menyiapkan skema pengalihan rute untuk Koridor 1 yang melayani rute Blok M-Kota jika terdapat penutupan jalan di ruas lintas bus tersebut. Setidaknya, terdapat tiga skema yang telah disiapkan Transjakarta untuk mengantisipasi penutupan jalan.

"Tiga skema operasional telah disiapkan oleh Transjakarta dengan melihat situasi dan kondisi malam nanti. Apabila bus Transjakarta dapat melintas, maka bus beroperasi normal. Jika bus tidak dapat melintasi ruas jalur di Koridor 1, maka Transjakarta sudah menyiapkan tiga skema pola operasi," ucap dia.

Adapun tiga rencana yang telah disipakan ialah skema pertama, bus dari arah Kota melaju ke Harmoni, berbelok ke arah Tomang, mengikuti rute Koridor 9 ke arah Semanggi, lalu berbelok ke arah Blok M di Semanggi.

Skema kedua, bus dari Blok M berjalan ke arah utara melalui Koridor 1 namun berputar kembali ke arah Blok M di Jembatan Semanggi.

Skema ketiga, bus dari Kota melaju ke arah selatan namun hanya sampai Halte Monas sebelum berputar arah kembali ke arah Kota di Bundaran Patung Kuda.

"Tentunya kami harap masyarakat dapat memaksimalkan fasilitas yang diberikan oleh Pemprov DKI untuk selalu menggunakan transportasi masal yang aman, nyaman dan terjangkau seperti Transjakarta apalagi di malam tahun baru," tutup Nadia.

Berita Lainnya