close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Tersangka HS (tengah) memeragakan adegan saat rekonstruksi atau reka ulang kasus pembunuhan satu keluarga, di lokasi tempat kejadian perkara yakni kediaman korban, di kawasan Jatirahayu, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (21/11/2018). Sebanyak 62 adegan diperagaka
icon caption
Tersangka HS (tengah) memeragakan adegan saat rekonstruksi atau reka ulang kasus pembunuhan satu keluarga, di lokasi tempat kejadian perkara yakni kediaman korban, di kawasan Jatirahayu, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (21/11/2018). Sebanyak 62 adegan diperagaka
Nasional
Rabu, 21 November 2018 16:42

Usai bunuh satu keluarga di Bekasi, Haris Simamora tak langsung kabur

Pelaku menyempatkan diri mengunci pintu ruangan di rumah kontrakan korban sebelum melarikan diri.
swipe

Tersangka pembunuhan di Bekasi, Jawa Barat, bernama Haris Simamora tak langsung kabur usai membunuh satu keluarga yang merupakan saudaranya sendiri. Dalam rekonstruksi yang menampilkan 37 adegan, terungkap pelaku menyempatkan diri mengunci pintu ruangan di rumah kontrakan korban sebelum melarikan diri.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, mengatakan pintu yang terkunci itu merupakan akses masuk menuju ruang untuk menonton televisi yang  menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan keempat korban antara lain Diperum Nainggolan selaku suami, Maya Boru Ambarita (37) selaku isteri, SBN (9) anak pertama dan AN (7) anak kedua.

Menurut Indarto, pintu yang dikunci tersebut merupakan akses Haris ketika masuk pertama kali ke rumah korban. Begitu pun juga ketika Haris keluar meninggalkan rumah usai membunuh para korban. Adapun kunci pintu ruangan di rumah korban tersebut diketahui telah hilang ketika pelaku kabur.

“Jadi tersangka HS ini masuk pertama kali dan keluar dari pintu yang sama, namun kunci dibawa pelaku dan hilang sehingga harus kita bongkar paksa," kata Indarto di Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (21/11).

Untuk masuk ke TKP, kata Indarto, pihaknya harus mendobrak paksa pintu berteralis besi menuju ruang utama kontrakan korban yang menjadi lokasi rekonstruksi pembunuhan keluarga Diperum Nainggolan (38) di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Indarto, upaya pembongkaran secara paksa teralis dan pintu kontrakan itu berjalan sekitar 10 menit. Polisi menggunakan palu dan linggis untuk membuka pintu ruang TV yang terkoneksi langsung dengan toko sembako milik korban yang ada di bagian depan.

Dalam 37 adegan rekonstruksi yang dijalani tersangka Haris Simamora dan empat pemeran pengganti itu terungkap pelaku membunuh penghuni kontrakan itu menggunakan linggis. Tampak dalam adegan tersebut, sempat ada pemukulan di bagian kepala pada korban Diperum sebanyak dua kali dan isterinya Maya sebanyak tiga kali dan dilanjutkan dengan penusukan sebanyak tiga kali.

Tersangka juga memeragakan upaya pembunuhan terhadap kedua anak korban dengan cara membekap mulut dan hidungnya hingga kehabisan nafas. Diketahui, proses rekonstruksi berlangsung selama 2,5 jam berakhir pukul 13.30 WIB dan berlanjut ke wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi hingga Garut untuk memeragakan 25 adegan lainnya. (Ant)

img
Tito Dirhantoro
Reporter
img
Tito Dirhantoro
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan