Asian Games momentum promosi produk Indonesia

Perhelatan besar ini juga perlu dimanfaatkan guna memperluas akses pasar ekspor

Asian Games momentum promosi produk Indonesia Pekerja menyelasaikan pembuatan sepatu kulit di Industri Rumahan, Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/7)./AntaraFoto

Penyelenggaraan Asian Games 2018 menjadi momentum yang baik untuk mempromosikan produk unggulan dari Indonesia termasuk dari industri kecil dan menengah (IKM).

Direktur Jenderal IKM, Kemenperin, Gati Wibawaningsih Peluang, mengatakan, perhelatan besar ini juga perlu dimanfaatkan guna memperluas akses pasar ekspor.

“Kami telah mendorong pelaku IKM untuk ikut berpartisipasi dalam perhelatan Asian Games 2018 yang digelar bulan depan,” kata Gati di Jakarta, Rabu (25/7)

 Sangat banyak peluang bisnis yang bisa didulang oleh pelaku IKM nasional dari pesta olahraga yang diikuti 45 negara tersebut. Misalnya, menjual produk khas Jakarta dan Palembang kepada wisatawan yang datang, seperti produk kerajinan hingga makanan dan minuman.

“Kami berharap, dalam ajang ini, tidak hanya pengusaha besar yang memiliki peran, tetapi juga IKM harus bisa berpartisipasi, atau pengusaha besar bekerjasama dengan IKM," paparnya. 

Potensi Asian games 2018 terlihat dari keterlibatan sebanyak 10.000 atlet dan official, 5.000 media, 2.500 OCA Family, 5.500 delegasi teknik, 20.000 volunteers, dan sekitar 200.000 suporter. Selain itu, ada lebih dari tiga juta penonton lokal yang akan menyaksikan 42 cabang olahraga yang dipertandingkan pada Asian Games 2018. 

Pemerintah akan terus aktif memacu daya saing dan kreativitas IKM nasional. Apalagi sektor ini dinilai mampu memberikan kontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. “IKM sebagai sektor mayoritas dari populasi industri di dalam negeri,” ujarnya.

Salah satu IKM alas kaki binaan Kemenperin yang mengusung merek Brodo berhasil menjadi Official Souvenir Asian Games 2018. Brodo merupakan salah satu merek alas kaki yang diproduksi oleh IKM lokal di Bandung. Brodo juga bermitra dengan 11 unit IKM lainnya di Bandung 

Brodo merupakan produk alas kaki yang telah dirintis sejak 2010 melalui proses pengujian di Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal IKM Kemenperin. “Jadi, kualitas Brodo ini sudah terjamin,” imbuh Gati.

Dalam ajang Asiang Games 2018, CEO Brodo Footwear, Yukka Harlanda menyampaikan, pihaknya akan memproduksi sebanyak 1.000 pasang sepatu Brodo dengan sembilan desain yang disesuaikan tema Asian Games tahun ini. “Setiap desainnya akan diproduksi lebih dari 100 pasang,” tuturnya.

Sementara, Combiphar, perusahaan lokal consumer healthcare juga mengumumkan dukungannya terhadap Asian Games 2018 sebagai Official Supplier melalui tujuh produknya, yakni OBH Combi, Insto, Uricran, Joinfit, Hezandra, Osteopor, dan Smecta. Combiphar juga sekaligus memperkenalkan kampanye #IndonesiaKalahkanBatas yang merupakan inisiatif salah satu produk utama Combiphar, yakni OBH Combi untuk mendukung perhelatan akbar se-Asia tersebut. 

Presiden Direktur Combiphar Michael Wanandi mengatakan keikutsertaan Combiphar pada ajang internasional empat tahunan tersebut merupakan momentum Combiphar untuk ikut berpartisipasi aktif mengajak seluruh masyarakat Indonesia dalam memberikan semangat sportifitas untuk para atlet Indonesia. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Combiphar, yaitu Championing a Healthy Tomorrow guna menciptakan  generasi Indonesia yang lebih sehat.

“Keikutsertaan Combiphar pada kegiatan yang akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang ini akan memperkuat tonggak sejarah perusahaan dalam mendukung para atlet untuk meraih prestasi gemilang dan memberikan banyak kontribusi sehingga semakin mengharumkan nama Indonesia,” kata Michael.


Berita Terkait