sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jelang Piala Dunia 2022: Portugal dan karier CR7 yang dianggap mendekati ajal

Pada 20 Agustus 2003 Cristiano Ronaldo melakukan debutnya untuk Portugal, dan dia tidak pernah surut ke belakang.

Arpan Rachman
Arpan Rachman Sabtu, 19 Nov 2022 06:33 WIB
Jelang Piala Dunia 2022: Portugal dan karier CR7 yang  dianggap mendekati ajal

Portugal niscaya tampil dengan gaya baru. Itu setidaknya telah ditunjukkan oleh Cristiano Ronaldo lewat selebrasinya habis menyorong gol.

Kedua tangan bersidekap erat ke bagian antara dada dan perut CR7 sembari dirinya menghadap tribun yang riuh. Striker Johor Darul Takzim Bergson malah sudah menirunya dengan sempurna saat hattrick di Malaysia Super League, lusa kemarin.

Portugal, unggulan kedelapan dalam pot satu pada Piala Dunia 2022 bergabung di Grup H bersama Ghana, Uruguay, dan Korea Republik. Penampil delapan kali kejuaraan ini menjangkau juara ketiga pada edisi 1966 sebagai peringkat tertinggi mereka.

Ketiga lawannya masing-masing pernah sekali dihadapi Portugal. Ghana di fase grup World Cup 2014, di mana Portugal menang 2–1. Uruguay unggul 2–1 pada 16 Besar 2018. Korea Republik menang 1–0 dalam grup mereka di 2002. Berarti sebelum serial laga di grupnya, Portugal hanya mengantongi rekor 1-0-2 defisit -1 dengan tiga angka.

Pada 20 Agustus 2003 Cristiano Ronaldo melakukan debutnya untuk Portugal, dan dia tidak pernah surut ke belakang. Di sampingnya dalam pertandingan persahabatan melawan Kazakhstan para pemain seperti Luis Figo, Rui Costa, dan Deco, yang semuanya akan ditinggalkan oleh bocah dari Madeira untuk menjadi pesepakbola terhebat yang pernah ada untuk negaranya.

Hampir 20 tahun telah berlalu sejak hari musim panas itu, dan Ronaldo tetap menjadi pemain bintang tim yang tak tergoyahkan.

Semua mata akan kembali tertuju pada sang kapten. Ronaldo tetap menjadi titik pusat timnya. Setelah mencetak 117 gol berseragam Portugal, dia mendapatkan lebih dari status istimewanya. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, dan untuk pertama kalinya, perannya dalam tim dipertanyakan.

Meski gagal mencetak gol dalam sembilan pertandingan terakhirnya untuk Portugal, Ronaldo masih mendapat dukungan dari rekan satu timnya, kata Bernardo Silva kepada FIFA.

Sponsored

“Kenyataannya ketika Anda memiliki pemain seperti Cristiano, wajar jika terkadang Anda bermain untuknya karena dia bisa memenangkan pertandingan di menit akhir,” kata pemain Manchester City itu.

“Hal yang sama berlaku untuk negara lain. Wajar, misalnya, Prancis selalu mengandalkan [Kylian] Mbappe karena dia bisa menentukan pertandingan kapan saja. Brasil memiliki Neymar dan dengan Argentina itu Lionel Messi.

“Ketika Anda memiliki pemain seperti ini di tim Anda, Anda harus memanfaatkan mereka, meskipun saya setuju Anda tidak boleh terlalu bergantung pada mereka karena ini dapat mengganggu dinamika tim. Tapi, jika kami melakukannya dengan benar, memiliki Cristiano di tim kami akan menjadi senjata yang ampuh,” tambahnya.

Itulah harapan bagi Portugal dalam apa yang akan menjadi Piala Dunia kelima veteran tersebut. Dia telah mencetak gol di keempat turnamen sebelumnya yang dia ikuti (2006, 2010, 2014, dan 2018).

"Wajar jika kami bermain untuk Cristiano," cetus Bernardo.

Dia tidak ragu bahwa Fernando Santos, yang telah membesut Portugal sejak 2014, akan memiliki kepercayaan diri negara itu untuk melaju jauh di Piala Dunia lagi.

“Dia adalah pelatih yang telah menikmati banyak kesuksesan bersama tim kami. Dia satu-satunya yang telah memenangkan trofi untuk Portugal – Piala Eropa (tahun 2016) dan Nations League (tahun 2019). Saya percaya orang Portugis sangat senang dengan pekerjaan yang dia lakukan. Baru-baru ini kami telah melalui masa sulit tetapi kami bekerja keras untuk memperbaiki masalah,” seru si Nomor 10.

Portugal memiliki kualitas di setiap lini dan sebelas pemain yang paham apa artinya memenangkan trofi di pentas internasional. Karena alasan itulah mereka mampu menghadapi dan mengalahkan siapa pun.

“Prestasi yang terbaik belum datang dan itu akan datang tahun ini,” kata Coach Santos yang percaya diri, melihat ke depan untuk upaya Portugal meraih kemenangan di Qatar. Pelatih berusia 67 tahun itu punya alasan bagus untuk optimis. Dia tidak hanya masih dapat mengandalkan jasa pemain terhebat yang pernah dihasilkan negaranya, tetapi dia juga memiliki stok wajah-wajah baru yang tampaknya tak terbatas.

Jadwal Portugal
Grup H Piala Dunia 2022:
24 November 2022 vs Ghana
28 November 2022 vs Uruguay
02 Desember 2022 vs Korea Republik

Berita Lainnya
×
tekid