sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Klub Ukraina Shakhtar Donetsk mulai tur untuk perdamaian

Pelatih Olympiakos Pedro Martins mengatakan dia berharap tim Ukraina akan segera kembali ke kompetisi Eropa dan situasi segera normal.

Nadia Lutfiana Mawarni
Nadia Lutfiana Mawarni Minggu, 10 Apr 2022 12:39 WIB
Klub Ukraina Shakhtar Donetsk mulai tur untuk perdamaian

Klub sepak bola Shakhtar Donetsk memulai tur ke sejumlah negara untuk pertandingan amal menyokong Ukraina menghadapi invasi Rusia. Pertandingan amal pertama dalam Global Tour for Peace yang didukung pemerintah ini berlangsung Sabtu (9/4). Shakhtar Donetsk takluk 1-0 dari klub Liga Yunani, Olympiakos. Pemain depan Brasil Tiquinho mencetak satu-satunya gol dengan sundulan di menit ke-22.

Dilansir Associated Press Minggu (10/4) Tur ini bertujuan untuk mengumpulkan uang bagi militer Ukraina dalam perang melawan Rusia, dan juga membantu pengungsi Ukraina yang terlantar akibat perang. Beberapa tim yang siap melakoni pertandingan dengan Shakhtar antara lain Fenerbahce Turki, Hajduk Split Kroasia, dan Lechia Gdansk Polandia. Beberapa klub sepak bola di Eropa juga telah menawarkan diri bermain dengan Shakhtar untuk kepentingan amal. Shakhtar sendiri sudah mengungsi dari rumah aslinya di Donetsk pada 2014.

Di stadion Karaiskakis di Piraeus, Yunani, para pemain Shakhtar mengganti nama mereka di bagian belakang kaus dengan kota-kota yang dibombardir oleh pasukan Rusia, termasuk Mariupol.

"Nama-nama kota-kota itu mewakili banyak orang meninggal, akan tetap selamanya di hati kita. Orang-orang menangis di ruang ganti setelah pertandingan," kata kapten Shakhtar Taras Stepanenko.

Pelatih Olympiakos Pedro Martins mengatakan dia berharap tim Ukraina akan segera kembali ke kompetisi Eropa dan situasi di Ukraina bisa segera kembali normal. Pertandingan sepak bola di negara tersebut telah dihentikan sejak akhir Februari akibat invasi Rusia. Pelatih Shakhtar yang berkebangsaan Italia, Roberto De Zerbi, absen dari laga dengan alasan kondisi kesehatan.

Shakhtar telah bermain di Lviv dan Kharkiv sebelum perang. Mereka kemudian berlatih di Turki sebelum terbang ke Yunani. Para pemain asing tim juga telah dilepas dan digantikan oleh pemain-pemain muda berbakat dari akademi sepak bola mereka.

Menteri Luar Negeri Yunani Nikos Dendias dan duta besar Ukraina untuk Yunani, Sergii Shutenko, menghadiri pertandingan tersebut.

Stadion berkapasitas 32.000 tempat duduk tampak hanya terisi penonton seperempat dari kapasitas penuh. Pendukung kontingen Ukraina menempati salah satu sisi stadion. Sementara sisi yang digunakan oleh pendukung Ol,ympiakos kosong. Fans Olympiakos yang dinamai Gate 7 memboikot pertandingan tersebut dengan alasan tidak ingin memihak dan melawan sepak bola untuk keperluan politik. Ukraina juga menempatkan 176 boneka beruang dan mainan anak di bangku penonton untuk mengenang anak-anak yang tewas sejak invasi 24 Februari lalu.

Sponsored
Berita Lainnya