sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Jokowi curhat soal fitnah di kampanye terbuka perdana

Akhir-akhir ini, lanjut Jokowi, dirinya dan Kiai Ma'ruf Amin kembali diserang isu hoaks

Kudus Purnomo Wahidin Khaerul Anwar
Kudus Purnomo Wahidin | Khaerul Anwar Minggu, 24 Mar 2019 17:29 WIB
Jokowi curhat soal fitnah di kampanye terbuka perdana
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 23851
Dirawat 16321
Meninggal 1473
Sembuh 6057

Kampanye terbuka perdana pasangan Capres Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di Stadion Maulana Yusuf Kota Serang, Banten, Minggu (24/3) dihadiri ribuan ribuan Kiai kampung se-Banten. Pada kesempatan itu, Jokowi sempat curhat soal fitnah yang sering dialamatkan kepada dirinya.

"Saya ini sudah empat setengah tahun dihina dicaci, dimaki direndahkan habis-habisan. Saya diam, tidak menjawab. Tapi saat ini saya perlu menjawab, kalau saya tidak menjawab semua orang bisa percaya karena menurut survei 9 juta orang percaya," kata Jokowi.

Akhir-akhir ini, lanjut Jokowi, dirinya dan Kiai Ma'ruf Amin kembali diserang isu hoaks, jika capres-cawapres nomor urut 01 menang akan ada pelarangan azan dan legalisasi pernikahan sesama jenis.

"Ampun yaa Allah...Astagfirullah...Kok sudah seperti ini, Presiden manapun tidak akan melegalkan itu. Pasti dikeroyok oleh seluruh masyarakat Indonesia. Kami ingin meluruskan isu ini di daerah," katanya.

itulah sebabnya Jokowi mengajak pendukungnya untuk melawan hoaks yang banyak menyerang dirinya dan Maruf Amin. Jika tidak disikapi, akan banyak orang yang percaya begitu saja.

Kampanye yang digelar di Stadion Maulana Yusuf Ciceri Serang Banten ini turut dihadiri para pimpinan partai pendukung Jokowi-Ma'ruf seperti, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoe Sudibyo, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia PSI Grace Natalie, Ketua Umum Partai Keadilan Persatuan Indonesia PKPI Dias Hendropriyono dan Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Khanif Dhakiri.

Selain itu, di hadapan para pendukungnya, Jokowi menyampaikan beberapa hasil kinerjanya selama 4,5 tahun terakhir. Terutama yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi pesantren. Hal itu dilakukan Jokowi karena wilayah Serang dan sekitarnya didominasi pondok pesantren.

"Banten dan Serang ini terkenal dengan banyak santrinya dan para ulamanya yang dari dulu jadi garda terdepan NKRI," katanya.

Sponsored

Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun tak lupa menawarkan tiga kartu andalannya yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Prakerja dan Kartu Sembako Murah ke para pendukungnya saat berkampanye ."Kartu-kartu ini nanti akan kita launching di tahun anggaran 2019 jika berhasil memenangkan pilpres 17 April nanti," katanya. 

Lebih lanjut, Jokowi berserta para pimpinan partai koalisi pendukungnya, mengimbau kepada para masyarakat Banten untuk memilihnya di 17 April nanti. "Dengan memilih yang pakai baju putih di surat suara, setuju?," ucapnya diiringi sorak-sorai pendukungnya.
 

Berita Lainnya