close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dokumentasi AP.
icon caption
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dokumentasi AP.
Peristiwa
Senin, 06 April 2026 15:10

Trump ultimatum Iran soal Selat Hormuz dan ancam hancurkan infrastruktur

Trump ancam hancurkan infrastruktur Iran jika Selat Hormuz tak dibuka, di tengah konflik yang picu lonjakan energi global.
swipe

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ancaman keras terhadap Iran terkait blokade Selat Hormuz yang mengganggu jalur pelayaran energi global.

Trump menetapkan tenggat waktu hingga Senin (6/4) pukul 20.00 waktu AS agar Iran membuka kembali selat tersebut. Tenggat itu kemudian diperpanjang hingga Selasa malam waktu AS sebagai upaya memberi ruang negosiasi.

Seperti dilansir dari BBC, Senin (6/4) Trump mengancam akan menyerang infrastruktur penting Iran jika tuntutannya tidak dipenuhi.

“Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semuanya digabung menjadi satu, di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu!!! Buka Selat sia***n itu, kalian bajingan g***, atau kalian akan hidup di Neraka - LIHAT SAJA! Segala puji bagi Allah. Presiden DONALD J. TRUMP,” tulis Trump dalam unggahannya di Truth Social.

Trump juga kembali mengulang ancamannya untuk melepaskan neraka. Meski demikian, ia menyebut masih ada peluang bagus untuk mencapai kesepakatan dengan Teheran.

Ancaman ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah Iran dinilai menghambat transit di Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia. Gangguan ini telah mendorong lonjakan harga energi global serta meningkatkan kekhawatiran inflasi.

Pihak Iran merespons dengan mengejek ultimatum tersebut. Sejumlah pejabat menyebut ancaman Trump sebagai tindakan yang tidak berdaya, gugup, tidak seimbang, dan bodoh, serta menegaskan bahwa tekanan tersebut tidak akan memengaruhi kebijakan mereka.

Konflik ini telah berlangsung lebih dari satu bulan, dengan Iran terus membalas serangan udara Amerika Serikat dan Israel melalui serangan ke negara-negara Teluk yang menjadi sekutu kedua negara tersebut.

Di sisi lain, Israel dilaporkan terus menargetkan infrastruktur Iran, termasuk fasilitas petrokimia dan bandara. Serangan juga berdampak ke wilayah lain, seperti Haifa di Israel yang terkena rudal balistik hingga melukai empat orang.

Selain itu, serangan drone Iran juga dilaporkan merusak fasilitas minyak dan petrokimia di Kuwait serta memicu kebakaran di fasilitas industri di Abu Dhabi dan Bahrain.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan