close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Foto tangkapan layar kobaran api kilang minyak Pertamina Balongan, Indramayu, Jawa Barat, yang beredar di media sosial, Senin (29/3).
icon caption
Foto tangkapan layar kobaran api kilang minyak Pertamina Balongan, Indramayu, Jawa Barat, yang beredar di media sosial, Senin (29/3).
Politik
Selasa, 30 Maret 2021 08:53

Anggota DPR desak bentuk tim investigasi usut kebakaran kilang minyak

Pertamina diminta pastikan pasokan BBM di Banjabar terjaga.
swipe

Anggota Komisi VII DPR RI, Rofik Hananto, menyarankan agar peristiwa kebakaran kilang minyak Pertamina RU (Refinery Unit) VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Senin (29/3), diusut oleh tim investigasi khusus.

"Kami mendorong agar segera dibentuk tim investigasi yang mendalam untuk mengetahui penyebab kebakaran ini," kata Rofik, dalam keterangannya, Selasa (30/3).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga meminta Pertamina menyusun langkah evakuasi bagi warga yang berada di sekitar, dibantu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu. Tujuannya, untuk memastikan keamanan dan pemenuhan bantuan bagi warga di pengungsian.

Permintaan ini dilayangkan Rofik menyusul adanya sekitar 200 warga yang diungsikan di Pendopo Kabupaten Indramayu, 400 orang di Islamic Center Indramayu, dan sekitar 350 warga di GOR Perumahan Bumi Patra. Di samping itu, Rofik meminta agar Pertamina dapat memastikan pasokan BBM di Banten, DKI dan sebagian Jawa Barat tetap terjaga dengan baik.

"Saya minta kepada Pertamina untuk memastikan pasokan BBM khususnya di Banjabar (Banten Jakarta dan Jawa Barat) tetap terjaga dengan baik, jangan sampai dengan musibah kebakaran yang terjadi di Kilang Balongan dapat mengakibatkan krisis BBM dan ketergantungan terhadap Impor BBM," tegasnya.

Kemarin, kebakaran hebat melanda kilang minyak Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Senin (29/3) dini hari. Insiden ini diduga terjadi akibat sambaran petir.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati telah membeberkan fakta-fakta yang terjadi terkait insiden Kilang Balongan. Nicke menjelaskan bahwa kobaran api hanya membakar tangki sehingga operasional bisa langsung berjalan begitu api padam.

“Saya sampaikan bahwa yang terbakar ini bukan kilang melainkan tangki BBM-nya untuk menyimpan produk yang berada di area kilang. Jadi peralatan-peralatan utama untuk produksi kilang berikut juga fasilitas produksi aman, sehingga nanti ketika penanganan insidennya sudah selesai atau api padam, maka kilang nanti bisa dioperasikan kembali,” ujarnya kemarin.

img
Achmad Al Fiqri
Reporter
img
Fathor Rasi
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan