sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Hukum Besi Cak Imin pimpin PKB

Cak Imin menyingkirkan Abdul Kadir Karding dan Lukman Edy karena tak mendukung saat maju jadi Cawapres.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Sabtu, 24 Agst 2019 12:01 WIB
Hukum Besi Cak Imin pimpin PKB

Abdul Muahaimin Iskandar atau yang dikenal dengan Cak Imin kembali terpilih menjadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) periode 2019-2024. Pengukuhan Cak Imin berbarengan dengan Sidang Pleno Muktamar V PKB di Bali pada Rabu (21/8). 

Dalam sidang pleno tersebut, Cak Imin terpilih sebagai Ketua Umum PKB secara aklamasi. Seluruh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB menunjuknya kembali menjadi orang nomor satu di PKB, namun ada pemandangan ganjil nampak pada sidang pleno tersebut. 

Sejumlah petinggi DPP dan beberapa kader partai dari daerah tak muncul. Mereka adalah Sekretaris Jendral (Sekjen) PKB Abdul Kadir Karding dan Ketua DPP PKB Lukman Edy. 

Santer terdengar, keduanya tidak diundang oleh Cak Imin karena Karding dan Lukman disebut tidak lagi sejalan dengan Cak Imin. Ihwal keretakan ini mulanya terjadi karena Karding dan Lukman tidak mendukung Cak Imin maju menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2019. 

Lukman kepada Alinea.id mengakui persoalan yang terjadi di internal PKB. Kata Lukman, Cak Imin rupanya belum ikhlas karena gagal menjadi cawapres pada Pilpres 2019 lalu. 

Buntutnya, Karding dipecat sebagai sekjen dan membuat kewenangannya. Sejak saat itu Karding disebut tidak pernah diundang rapat. 
 Wasekjen DPP Partai Gerindra Andre Rosiade (kanan) bersama Ketua Fraksi Partai Golkar di MPR Agun Gunandjar (tengah) dan Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding (kiri) saat menjadi pembicara dalam diskusi Alinea Forum di Cikini, Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Rabu, 20 Nov 2019 19:35 WIB
Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Selasa, 19 Nov 2019 21:07 WIB