close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Minggu (7/8). Alinea.id/Gempita Surya
icon caption
Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Minggu (7/8). Alinea.id/Gempita Surya
Politik
Minggu, 07 Agustus 2022 13:50

Ketum Partai Gelora tak mau buru-buru usung capres-cawapres

Anis menyampaikan rasa hormat kepada seluruh parpol yang mencalonkan kadernya sebagai capres atau cawapres.
swipe

Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta menyatakan, tak ingin partainya terburu-buru menentukan pilihan calon yang akan diusung dalam kontestasi Pilpres 2024. Sebab, menurutnya, perubahan-perubahan yang tidak terduga ke depannya akan lebih banyak terjadi di tengah sulitnya situasi global.

Hal itu disampaikan Anis dalam keterangan pers usai melakukan pendaftaran parpol di Kantor KPU, Jakarta, Minggu (7/8).

"Ruang ketidakterdugaan di tengah situasi yang sangat kacau secara global, itu jauh lebih besar daripada ruang keterdugaan. Oleh karena itu saya percaya bahwa ada banyak perubahan yang sekarang tidak bisa kita duga. Dan karena itu, kita di Partai Gelora tidak merasa ada hal-hal yg membuat kita harus terburu-buru menyatakan pilihan," kata Anis.

Kendati demikian, Anis menghormati partai politik yang telah menyatakan diri untuk mengusung calon presiden dan calon wakil presiden dari partai masing-masing. Ia menilai, hal tersebut menunjukkan adanya konsistensi terhadap tradisi politik yang selama ini telah berjalan.

"Saya ingin menyatakan respek saya kepada seluruh parpol yang mencalonkan kadernya atau pimpinannya sebagai capres atau cawapres. Karena itu menunjukkan ada konsistensi pada tradisi politik untuk menjadikan partai politik sebagai lumbung kepemimpinan nasional," ujarnya.

Selain itu, Anis menilai, pihak-pihak yang telah mengumumkan capres maupun cawapres, menggambarkan ada pembangunan kekuatan dari partai politik.

"Artinya mereka adalah orang-orang yang membangun kekuatan, bukan membangun merek. Itu tradisi politik yang harus kita hargai," tutur Anis.

Di sisi lain, Anis juga mengatakan, pihaknya menargetkan bisa meraih ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden atau presidential threshold dalam Pemilu 2024. Ia optimistis partainya dapat meraih target tersebut pada kontestasi politik dua tahun mendatang.

"Target kami pada Pemilu 2024 yang akan datang adalah lolos threshold 4%, Insya Allah. Kami yakin angka itu bisa kita lewati pada Pemilu 2024 yang akan datang," ucapnya.

Anis telah mendaftarkan partainya sebagai calon peserta Pemilu 2024 di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, pendaftaran dilakukan terhadap 34 DPW dari semua provinsi yang ada atau 100%.

Kemudian, 434 dari 514 DPD kabupaten/kota atau 84,44%. Lalu, 4.173 DPC dari 7.266 kecamatan di seluruh Indonesia atau 57,43%.

Selain itu, untuk keterwakilan perempuan, di atas dari 30%. Lebih lanjut dia menyebut, turut didaftarkan Kartu Tanda Anggota (KTA) sebesar 243.118.

img
Gempita Surya
Reporter
img
Ayu mumpuni
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan