sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Partai NasDem susun program kampanye, pastikan program Jokowi dilanjutkan

Menurut Johnny, tidak ada alasan bagi NasDem untuk tidak melanjutkan program Jokowi.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Rabu, 04 Jan 2023 20:53 WIB
Partai NasDem susun program kampanye, pastikan program Jokowi dilanjutkan

Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Johnny G Plate, mengatakan partainya saat ini tengah menyusun program kampanye Pemilu 2024. Dia memastikan akan melanjutkan program-program Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika keluar sebagai pemenang Pemilu 2024.

"Tapi satu hal yang pasti dan tidak perlu diragukan, termasuk kepada Mas Hasto (Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto) saya sampaikan, kontinuitas program Pak Joko Widodo saat ini kita lanjutkan. Dan kita jaga bersama-sama karena itu adalah program negara yang sedang kita kerjakan bersama saat ini," ujar Johnny dalam sebuah diskusi daring, Rabu (4/1).

Menurut Johnny, tidak ada alasan bagi NasDem untuk tidak melanjutkan program Jokowi. Sebab, selain sebagai pendukung pemerintahan, program tersebut tengah dikerjakan bersama.

"Tidak ada alasan untuk tidak melanjutkannya, karena kami salah satu pengusung kuat dan pendukung kuat kebijakan-kebijakan itu. Dan saya memastikan kontuinitas program Pak Joko Widodo terjaga di kabinet berikutnya apabila Nasdem memerintah," kata Johnny.

Kendati demikian, menurut Johnny, program-program tersebut tentu disesuaikan dengan kondisi 2024-2029. Dia mengambil contoh pandemi Covid-19 yang terjadi di periode kedua pemerintahan Jokowi, di mana Kepala Negara mengambil sejumlah kebijakan untuk penyelamatan ekonomi nasional.

"Nah, apabila di tahun 2024, masalah sudah semuanya kembali normal, kita tancap gas menyelesaikan demi menjaga kontinuitas program tersebut," kata dia.

Oleh sebab itu, Johnny menilai, isu NasDem akan merubah program Jokowi apabila menjadi pemenang Pemilu 2024 merupakan isu elektoral semata.

"Nah, kadang-kadang frame-frame seperti ini, ini frame-frame elektoral namanya. Bukan frame membangun. Kita ingin konsensus membangun untuk Indonesia," tuturnya.

Sponsored
Berita Lainnya
×
tekid