close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
DPP Bidang Kehormatan PDI Perjuangan (PDIP) memberikan sanksi berupa peringatan keras kepada Ketua DPC PDIP Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo atau FX Rudy. Foto istimewa
icon caption
DPP Bidang Kehormatan PDI Perjuangan (PDIP) memberikan sanksi berupa peringatan keras kepada Ketua DPC PDIP Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo atau FX Rudy. Foto istimewa
Politik
Rabu, 26 Oktober 2022 13:47

Dukung Ganjar jadi capres, PDIP nyatakan Rudyatmo melanggar keputusan kongres

Meski sebagai kader senior, Rudyatmo diberikan sanksi keras oleh DPP PDIP setelah memberikan dukungannya kepada Ganjar.
swipe

DPP Bidang Kehormatan PDI Perjuangan (PDIP) memberikan sanksi berupa peringatan keras kepada Ketua DPC PDIP Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo atau FX Rudy, atas pernyataannya mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres). Rudyatmo dinyatakan melanggar keputusan kongres PDIP.

Sanksi keras diambil usai Rudyatmo dimintai klarifikasi oleh Ketua Dewan Kehormatan PDIP Komarudin Watubun, didampingi Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di kantor PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/10).

"Bapak Rudy adalah kader senior, kami jatuhkan sanksi peringatan keras dan terakhir kepada saudara FX Hadi Rudyatmo," ujar Komarudin di kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu.

Komarudin menjelaskan, hukuman itu diberikan setelah FX Rudy mengakui pernyataannya tersebut. Meski sebagai kader senior, Rudyatmo diberikan sanksi keras.

"Setelah dilakukan klarifikasi, saudara Rudy dinyatakan melanggar keputusan Kongres PDIP," katanya.

Sebelumnya, FX Rudy mengaku siap menerima sanksi dari jajaran DPP partai berlambang kepala banteng moncong putih tersebut.

"Kalau saya sudah siap kok. Disanksi ya siap," katanya kepada wartawan, Selasa (25/10).

Rudy mengaku dukungannya kepada Ganjar merupakan sebuah aspirasi dari masyarakat dalam menyongsong pesta demokrasi nanti.

"Yang penting orientasi saya untuk kepentingan lebih besar untuk bangsa dan negara. Bukan kepentingan pribadi, kelompok maupun keluarga saya sendiri. Saya tidak punya pamrih apapun kok," tegasnya.

Kendati demikian, Rudy mengatakan dirinya akan mematuhi DPP terkait siapa pun capres yang nanti diusung oleh partai di Pilpres 2024.
 

img
Marselinus Gual
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan