close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Doc. Ilustrasi Freepik/Rawpixel
icon caption
Doc. Ilustrasi Freepik/Rawpixel
Sosial dan Gaya Hidup
Rabu, 23 September 2026 07:00

Kenapa sinar matahari pagi bisa berpengaruh pada tubuh?

Sinar matahari pagi bukan hanya membantu tubuh mendapatkan cahaya setelah bangun. Tapi juga jadi sinyal bagi biologis tubuh.
swipe

Banyak orang langsung mengambil ponsel ketika bangun tidur, tanpa benar-benar memperhatikan cahaya pagi hari. Padahal, cahaya yang masuk ke mata bukan hanya membantu kita melihat sekitar. Tetapi juga menjadi sumber informasi dari cahaya dan gelap untuk membantu mengatur ritme biologis selama 24 jam, termasuk waktu bangun dan tidur.

Selain sumber informasi, sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh ketika mendapatkan cahaya matahari di pagi hari? Berikut penjelasannya, dilansir dari National Center for Biotechnology Information: Public Health Reviews (2026). 

Apa hubungan sinar matahari pagi dengan tubuh?

Cahaya merupakan salah satu sinyal utama yang membantu tubuh menyelaraskan ritme sirkadian, yaitu sistem biologis yang mengatur berbagai fungsi tubuh mengikuti siklus sekitar 24 jam. Sistem ini membantu tubuh membedakan waktu untuk aktif dan waktu untuk beristirahat. 

Public Health Reviews (22/9) menjelaskan bahwa paparan cahaya dapat memengaruhi timing sirkadian, tidur, kewaspadaan, mood, hingga kognisi.

Cahaya pagi seperti sinyal bahwa jam sudah mulai berjalan. Tubuh kemudian menggunakan sinyal tersebut untuk menyesuaikan berbagai proses dengan waktu dalam sehari.

Cahaya pagi katanya bisa membantu tidur lebih baik, benarkah?

Ada studi yang diterbitkan oleh BMC Public Health pada 2025 terhadap 1.762 orang dewasa di Brasil. Penelitian tersebut menemukan bahwa paparan sinar matahari pagi berkaitan dengan sleep midpoint yang lebih awal dan skor kualitas tidur yang lebih baik. 

Namun, penelitian out bersifat cross-sectional atau metode yang menggunakan populasi di satu titik tertentu, sehingga hasilnya menunjukkan hubungan, bukan membuktikan bahwa sinar matahari pagi secara langsung menyebabkan tidur menjadi lebih baik.

Lalu, kalau cahaya pagi penting, apakah kita harus berjemur selama 30 menit atau satu jam setiap pagi? Tidak juga. Justru tidak ada satu durasi universal yang bisa diterapkan pada semua orang. Reviews 2026 secara eksplisit menyebut bahwa respons terhadap cahaya dipengaruhi oleh waktu, intensitas, spektrum, durasi, paparan cahaya sebelumnya, usia, jadwal kerja, kondisi kesehatan, dan lokasi geografis.

Closing

Untuk mendapat cahaya pagi, kita dapat mulai dari rutinitas seperti biasanya, bedanya dengan menambahkan frekuensi cahaya alami ketika duduk, beraktivitas di rumah, sarapan, hingga kemungkinan melakukan aktivitas pagi di luar ruangan.

Ini memberi tubuh kesempatan untuk mendapatkan sinyal terang dan gelap yang sesuai dengan siklus harian. Mendapatkan cahaya alami di pagi hari bukan sekadar kebiasaan untuk “kena matahari”, ada sistem biologis di baliknya yang membantu tubuh menyesuaikan diri dengan pergantian siang dan malam.

Jadi, mungkin sesekali sebelum langsung melihat layar setelah bangun tidur, kamu bisa membiarkan tubuh mendapatkan sedikit cahaya pagi terlebih dahulu. 

Sudah ketemu cahaya pagi hari ini?

img
Shabrina Dwi Arsa
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan