sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

AREBI: Banyak sinyal positif bagi industri properti di 2021

Pemangkasan pajak properti seperti PPN dan BPHTB juga sangat dinanti industri properti

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 24 Feb 2021 16:52 WIB
AREBI: Banyak sinyal positif bagi industri properti di 2021
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Asosiasi Real Estat Broker Indonesia (AREBI) memandang industri properti pada 2021, bisa lebih baik dibandingkan pada 2020. Pasalnya, banyak angin segar yang menanti industri properti di tahun ini.

Ketua Umum AREBI Lukas Bong menuturkan, salah satu angin segar bagi pertumbuhan industri properti tahun ini datang dari kegiatan vaksinasi nasional. 

"Kami berharap vaksin yang ditemukan efektif, bisa membuat mobilitas warga semakin dinamis, sehingga tidak melulu harus kerja sari rumah atau work from home (WFH) dan dibatasi," kata Lukas, dalam webinar virtual, Selasa (24/2).

Indikator lain kebangkitan sektor properti ini menurut Lukas, adalah tren penurunan suku bunga Bank Indonesia. Selain itu, nilai tukar mata uang rupiah yang cenderung stabil dibandingkan mata uang asing juga mencerahkan prospek sektor properti di 2021. 

"Satu hal yang penting juga bagi kita, situasi politik 2021 cukup stabil," ujar dia. 

Faktor lainnya, kata Lukas, adanya stimulus uang muka (down payment) 0% yang bisa mengangkat pembelian properti. Menurutnya, kebijakan ini akan lebih efektif apabila disertai dengan pemangkasan PPN dan BPHTB. 

"Teman-teman di industri properti itu mendorong ditinjau ulang PPh (Pajak Penghasilan) untuk properti. Mungkin juga BPHTB dan PPN," tutur dia. 

Lukas menilai pemangkasan pajak-pajak tersebut akan membantu industri properti bangkit dan bisa menjadi angin segar bagi pemulihan perekonomian.

Sponsored
Berita Lainnya

Urgensi masyarakat patuhi larangan mudik Lebaran

Minggu, 18 Apr 2021 18:32 WIB

Pemudik Curi Start Ancam Pertahanan Kesehatan

Selasa, 20 Apr 2021 15:42 WIB

Pakar dukung penegakan aturan larangan mudik

Jumat, 16 Apr 2021 08:15 WIB