sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BI mencatat uang beredar tumbuh melambat pada Januari 2021

Perlambatan pertumbuhan M2 pada Januari 2021 dipengaruhi oleh perlambatan tagihan bersih kepada pemerintah pusat.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Selasa, 23 Feb 2021 12:12 WIB
BI mencatat uang beredar tumbuh melambat pada Januari 2021
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Bank Indonesia (BI) mencatat terjadi pelambatan pertumbuhan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Januari 2021, dibandingkan dengan Desember 2020.

Posisi M2 pada Januari 2021 sebesar Rp6.761,0 triliun atau tumbuh 11,8% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 12,4% (yoy). 

Berdasarkan komponennya, perkembangan M2 tersebut didorong oleh uang kuasi yang tumbuh sebesar 9,7% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 10,5% (yoy), terutama pada instrumen simpanan berjangka. 

Sementara itu, komponen uang beredar dalam arti sempit (M1) tumbuh 18,7% (yoy) pada Januari 2021, meningkat dari 18,5% (yoy) pada bulan sebelumnya.

"Perlambatan pertumbuhan M2 pada Januari 2021 dipengaruhi oleh perlambatan tagihan bersih kepada pemerintah pusat," kata Kepala Departemen Komunikasi Erwin Haryono dalam keterangan tertulis, Selasa (23/2).

Adapun pada Januari 2021, pertumbuhan tagihan bersih kepada pemerintah sebesar 54,8% (yoy), menurun dari capaian bulan sebelumnya sebesar 66,9% (yoy). 

Sementara itu, pertumbuhan kredit pada Januari 2021 membaik. Perbaikan tersebut tercermin dari pertumbuhan kredit yang kontraksi 2,1% (yoy), berkurang dari kontraksi 2,7% (yoy) pada bulan sebelumnya. 

Sedangkan, pertumbuhan aktiva luar negeri bersih pada Januari 2021 sebesar 14,9% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan Desember 2020 sebesar 13,6% (yoy).

Sponsored
Berita Lainnya