logo alinea.id logo alinea.id

BPS: Harga grosir selama Ramadan naik 0,71%

Sepanjang Ramadan atau Mei 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya kenaikan pada indeks harga grosir hingga 0,71%.

Soraya Novika
Soraya Novika Senin, 10 Jun 2019 18:53 WIB
BPS: Harga grosir selama Ramadan naik 0,71%

Sepanjang Ramadan atau Mei 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya kenaikan pada indeks harga grosir atau Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nonmigas sebesar 0,71%. 

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan kenaikan tertinggi khususnya terjadi pada sektor pertanian sebesar 2,28% atau meyumbang sebesar 0,41% terhadap perubahan IHPB

"Adapun beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga yakni cabai merah, cabai rawit, ayam ras, daging ayam, ikan beku, dan gula pasir," ujarnya dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jakarta Pusat, Senin (10/6).

Selain terpengaruh oleh sektor pertanian, kenaikan harga grosir juga didorong oleh kenaikan indeks harga sektor industri sebesar 0,41% dengan andil sebesar 0,20%, kelompok barang impor nonmigas sebesar 0,27% dengan andil sebesar 0,04%, dan kelompok barang ekspor nonmigas sebesar 0,43% dengan andil sebesar 0,07%. 

Sedangkan, penurunan terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian sebesar 0,33% dengan andil negatif 0,01%.

"Dengan demikian, perubahan IHPB non migas sepanjang 2019 adalah sebesar 0,85% dan perubahan IHPB secara tahunan sebesar 2,07%," katanya.

Sementara itu, IHPB Bahan Bangunan pada Mei 2019 juga terlapor naik sebesar 0,10% terhadap bulan sebelumnya. Kenaikan pada kelompok ini antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas genteng dan atap lainnya sebesar 0,32%, pendingin ruangan 0,30%, kayu 0,29%, alat konstruksi 0,28%, dan bahan bangunan dari aluminium 0,24%.

Dalam perdagangan internasional April 2019, IHPB kelompok barang impor dan ekspor masing-masing naik sebesar 0,43% dan 2% dari bulan sebelumnya.

Sponsored

Sedangkan untuk komoditas migas yang mengalami kenaikan harga selama April 2019 adalah propane impor dan minyak bumi ekspor.

IHPB Umum juga naik 0,73% pada April 2019 terhadap bulan sebelumnya. Kelompok Barang Ekpor merupakan penyumbang andil dominan pada kenaikan IHPB, yaitu sebesar 0,41%.

Diikuti sektor pertanian sebagai penyumbang andil sebesar 0,20%, sektor industri sebesar 0,05%, dan kelompok barang impor sebesar 0,07%. Sementara, sektor pertambangan dan penggalian tidak menyumbang andil signifikan.

"Dengan demikian inflasi pada tingkat perdagangan besar di tahun kalender 2019 mencapai 1,42% dan tingkat inflasi HPB year on year mencapai 2,33%," katanya.