logo alinea.id logo alinea.id

Delapan perusahaan bakal IPO, mau pilih mana?

Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kedatangan delapan emiten baru hingga pekan depan

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Selasa, 02 Okt 2018 15:19 WIB
Delapan perusahaan bakal IPO, mau pilih mana?

Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kedatangan delapan emiten baru hingga pekan depan. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), berikut informasi saham calon-calon emiten baru BEI:

 

1. PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX)

Tanggal pencatatan: 3 Oktober 2018

Harga penawaran: Rp 250 per saham

Jumlah saham yang ditawarkan: 433,33 juta saham

Penjamin pelaksana emisi efek:
RHB Sekuritas Indonesia

Penjamin emisi efek:
Artha Sekuritas Indonesia, KGI Sekuritas Indonesia, NH Korindo Sekuritas Indonesia, Onix Sekuritas

Sponsored

2. PT Super Energy Tbk (SURE)

Masa penawaran umum: 28 September dan 1 Oktober 2018

Tanggal pencatatan: 5 Oktober 2018

Harga penawaran: Rp 155 per saham

Jumlah saham yang ditawarkan: 240 juta saham

Penjamin pelaksana emisi efek:

Jasa Utama Capital Sekuritas

Penjamin emisi efek:

Erdhika Elit Sekuritas, Ekuator Swarna Sekuritas, Panin Sekuritas

Super Energy juga akan menerbitkan 297,58 juta saham dalam rangka pelaksanaan mandatory convertible bond senilai Rp 46,12 miliar.

 

3. PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS)

Masa penawaran umum: 28 September dan 1 Oktober 2018

Tanggal pencatatan: 5 Oktober 2018

Harga penawaran: Rp 168 per saham

Jumlah saham yang ditawarkan: 268 juta saham

Penjamin pelaksana emisi efek:

UOB Kay Hian Sekuritas

Cottonindo juga menerbitkan sebanyak 67 juta waran seri I atau 13,4% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh. Harga pelaksanaan waran adalah Rp 260 sehingga dana hasil pelaksanaan waran akan mencapai maksimal Rp 17,42 miliar.

 

4. PT Propertindo Mulia Investama Tbk 

Masa penawaran umum: 2-4 Oktober 2018

Tanggal pencatatan: 9 Oktober 2018

Harga penawaran: Rp 110 per saham

Jumlah saham yang ditawarkan: 1,49 miliar saham

Penjamin pelaksana emisi efek:

Evergreen Sekuritas Indonesia, Erdhika Elit Sekuritas

Penjamin emisi efek:

Lotus Andalan Sekuritas, Minna Padi Investama Sekuritas, Jasa Utama Capital Sekuritas, Profindo Sekuritas

Indonesia, Panin Sekuritas, Magenta Kapital Sekuritas Indonesia, Shinhan Sekuritas Indonesia, Panca Global

Sekuritas, NH Korindo Sekuritas Indonesia, Onix Sekuritas

 

6. PT HK Metals Utama Tbk (HKMU)

Masa penawaran umum: 1-3 Oktober 2018

Tanggal pencatatan: 9 Oktober 2018

Harga penawaran: Rp 230 per saham

Jumlah saham yang ditawarkan 1,02 miliar saham

Penjamin pelaksana emisi efek:

Trimegah Sekuritas

 

 6. PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD)

Masa penawaran umum: 2-4 Oktober 2018

Tanggal pencatatan: 10 Oktober 2018

Harga penawaran: Rp 1.284 per saham

Jumlah saham yang ditawarkan: 35 juta saham

Penjamin pelaksana emisi efek:

Indo Premier Sekuritas

Selain melepas saham ke publik, Garudafood juga akan menerbitkan saham baru kepada Pelican Company Ltd dalam rangka pelaksanaan konversi mandatory convertible bond. Konversi ini mencapai 727,84 juta saham biasa. Garudafood juga mengalokasikan maksimal 8% dari jumlah yang ditawarkan dalam penawaran umum perdana atau 2,8 juta saham untuk program ESA.

 

7. PT Jaya Bersama Indo Tbk 

Masa penawaran umum: 1-5 Oktober 2018

Tanggal pencatatan: 10 Oktober 2018

Harga penawaran: Rp 505 per saham

Jumlah saham yang ditawarkan: 513,33 juta saham

Penjamin pelaksana emisi efek:

CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, Danareksa Sekuritas, Mirae Asset Sekuritas Indonesia

Sebagai informasi, Jaya Bersama mengadakan program ESA dengan mengalokasikan 30.000 saham atau 0,006% dari jumlah penerbitan saham yang ditawarkan. 

Perusahaan ini juga menerbitkan opsi program MESOP sebanyak-banyaknya 10% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana, sebanyak-banyaknya 128,33 juta saham.

8. PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN)

Masa penawaran umum: 2-5 Oktober 2018

Tanggal pencatatan: 11 Oktober 2018

Harga penawaran: Rp 700 per saham

Jumlah saham yang ditawarkan: 300 juta saham

Penjamin pelaksana emisi efek:

UOB Kay Hian Sekuritas

Penjamin emisi efek:

MNC Sekuritas, Phillip Sekuritas Indonesia, Valbury Sekuritas Indonesia

Superkrane juga akan melaksanakan employee stock allocation sebanyak 3 juta saham atau 1% dari jumlah saham yang ditawarkan.

Jadi, mau menanam saham ke mana dari saham-saham tersebut ?