sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Eastspring luncurkan reksa dana syariah fixed income USD

Reksa dana pendapatan tetap ini menempatkan 80%-100% investasinya pada instrumen investasi sukuk dan maksimum 20% di pasar uang.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 20 Apr 2021 11:32 WIB
Eastspring luncurkan reksa dana syariah fixed income USD

Perusahaan manajer investasi Eastspring Investments Indonesia (Eastspring Indonesia), bekerja sama dengan Standard Chartered Bank Indonesia menawarkan reksa dana baru, yaitu Reksa Dana Eastspring Syariah Fixed Income USD. Reksa dana ini resmi dipasarkan ke masyarakat luas pada hari ini, Selasa, (20/4). 

Reksa Dana Eastspring Syariah Fixed Income USD adalah reksa dana pendapatan tetap yang menempatkan 80%-100% investasinya pada instrumen investasi sukuk dan maksimum 20% ditempatkan di instrumen pasar uang syariah. 

Reksa Dana Eastspring Syariah Fixed Income USD akan melakukan investasi sesuai dengan kebijakan investasinya, dengan tujuan untuk mendapatkan potensi imbal hasil yang menarik dalam mata uang USD. Reksa dana ini sesuai untuk investor yang memiliki profil risiko moderat dengan jangka waktu (horizon) investasi jangka menengah.  

Presiden Direktur Eastspring Investments Indonesia, Alan J Tangkas Darmawan menjelaskan, penerbitan produk baru yaitu Reksa Dana Syariah Eastspring Syariah Fixed Income USD sejalan dengan komitmen para pelaku industri Reksa Dana yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk terus meningkatkan ragam produk investasi berbasis Syariah.  

“Peluncuran Reksa Dana ini menjadi reksa dana pertama yang menawarkan produk reksa dana pendapatan tetap yang berbasis Syariah berdenominasi Dolar AS (USD)," kata Alan dalam keterangan resminya, Selasa (20/4). 

Alan melanjutkan, reksa dana ini menawarkan akses investasi pada sukuk USD yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia dan korporasi. Seperti diketahui, pemerintah Indonesia menerbitkan sukuk USD setiap tahunnya, sebagai salah satu bagian dari proses pendanaan anggaran. 

Selain itu, inisiatif sukuk hijau (Green Sukuk) yang relatif baru juga dapat mendorong penerbitan sukuk USD, karena upaya untuk memerangi perubahan iklim mendapatkan sambutan yang baik dari para investor. 

"Kami optimistis produk ini akan diminati oleh investor mengingat masih sangat terbatasnya produk-produk investasi berbasis syariah dengan denominasi USD," ujarnya. 

Sponsored

Alan berharap produk investasi ini dapat diterima dengan baik, sehingga menambah kesempatan bagi investor Indonesia untuk mendiversifikasikan portofolionya. Pihaknya tetap berkomitmen untuk melakukan inovasi-inovasi produk, untuk memenuhi kebutuhan nasabah dalam mencapai tujuan-tujuan finansialnya. 

Cluster CEO Indonesia & ASEAN Markets (Australia, Brunei & Filipina) Standard Chartered Andrew Chia mengatakan, memasuki kuartal II-2021, Standard Chartered akan tetap konsisten menjalankan salah satu strategi perseroan di tahun ini, yaitu terus memperluas pilihan produk yang akan ditawarkan ke nasabah. 

Andrew mengakui pihaknya senang sekali dapat mengukuhkan kemitraan dengan Eastspring Indonesia melalui peluncuran Reksa Dana Eastspring Syariah Fixed Income USD. Menurutnya produk ini menambah ragam pilihan produk dari Eastspring yang pihaknya tawarkan kepada para nasabah Standard Chartered Bank Indonesia, khususnya dalam hal ini produk reksa dana berprinsip Syariah dan yang juga berdenominasi Dolar AS (USD). 

"Selain itu, para nasabah juga dapat berpartisipasi dalam pembiayaan anggaran nasional mulai dari US$100 melalui produk ini, serta melakukannya dengan mudah menggunakan fitur Online Mutual Fund di aplikasi SCMobile dan Standard Chartered iBanking,” tutur Andrew. 

Adapun hingga saat ini, Standard Chartered Bank Indonesia telah memasarkan enam jenis produk reksa dana kelolaan Eastspring Indonesia, yaitu Eastspring Syariah Fixed Income USD, Eastspring Syariah Greater China Equity USD, Eastspring Investments Cash Reserve, Eastspring Investments Alpha Navigator, Eastspring Investments Value Discovery, dan Eastspring Investments IDR High Grade. 

Berita Lainnya