sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Defisit neraca perdagangan, IHSG ditutup melemah

Saham yang paling banyak dijual adalah saham keuangan.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 15 Mei 2020 17:36 WIB
Defisit neraca perdagangan, IHSG ditutup melemah
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,14% ke level 4.507 pada Jumat (15/5). Investor asing melakukan penjualan bersih senilai Rp1,09 triliun.

Tercatat sebanyak 5,9 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp7,2 triliun. Saham-saham di sektor keuangan turun 2,67% dan sektor perdagangan yang melemah 0,52% menjadi pendorong pelemahan IHSG.

Dalam seminggu ini investor asing melakukan penjualan bersih sebesar Rp4,14 triliun rupiah. Saham-saham yang paling banyak dijual antara lain: BBRI, BBCA, BMRI, ASII, dan TLKM.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Nico Demus mengatakan, sentimen dari dalam negeri datang dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat neraca dagang Indonesia di April defisit US$350 juta.

Kinerja ekspor pada bulan April 2020 tercatat sebesar US$12,19 miliar, jika dibandingkan bulan Maret 2020  atau secara month to month (mtm) mengalami penurunan sebesar 13,33% dari US$14,07 miliar menjadi US$12,19 miliar.

Sementara jika, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year on year atau yoy) kinerja ekspor mengalami penurunan 7,02% dari US$13,11 miliar.

Lalu, kinerja impor pada periode April 2020 sebesar US$12,54 miliar. Angka ini turun sebesar 6,10% secara mtm dari US$13,35 miliar.

Pada pembukaan hari ini IHSG sempat berada di level 4.524 dalam kondisi menguat 0,24%. Sentimen penguatan pembukaan indeks pada pagi hari terjadi karena kinerja bursa Amerika Serikat dan bursa Asia juga mengalami penguatan.  

Sponsored
Berita Lainnya