sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

KPAS tingkatkan kapasitas produksi

Peningkatan kapasitas produksi itu akan dilakukan di semua sektor produk mereka

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Jumat, 05 Okt 2018 15:58 WIB
KPAS tingkatkan kapasitas produksi

PT Cottonindo Ariesta Tbk. (KPAS) berencana meningkatkan kapasitas produksi mereka hingga dua kali lipat. Ini bisa terjadi setelah perusahaan membeli pabrik baru di Subang, Jawa Barat.

Corporate Secretary Cottonindo Ariesta Johan Kurniawan, mengatakan peningkatan kapasitas produksi itu akan dilakukan di semua sektor produk mereka, yaitu kapas untuk kecantikan, kapas untuk medical, dan dua jenis cotton (cotton bud dan cotton ball), dan kapas setengah jadi untuk industri. 

Saat ini tingkat utilisasi pabrik di Cipendeuy Subang, Jawa Barat, sudah mencapai 90% sehingga sudah tidak ada ruang bagi perusahaan untuk meningkatkan jumlah produksi. Adapun saat ini kapasitas produksi total pabrik mencapai 115 ton per bulan.

Adapun rinciannya, produksi kapas industrial 100-105 ton, medical 5-10 ton, dan facial cotton, cotton bud dan cotton ball 70-80 ton. 

"Berhubung rencana kapasitas kami juga bakal meningkat, facial kami naikkan minimal 150 ton, jadi dua kali lipat. Medical naik 20-30 ton. Baru yang industrial," kata dia di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (5/10). 

Johan menyebut dengan adanya pabrik baru ini, total kapasitas produksi yang ditarget selama tiga tahun ke depan sebesar 245 ton per bulan. Selama ini, porsi produk yang dijual terbanyak dari kapas facial dan cotton bud. Untuk kapas medical yang masih dikit produksinya yang akan difokuskan ke depannya.

"Kapasitas produksinya 115 ton per bulan, utilisasinya 100-105 ton per bulan saat ini. Jadi dengan adanya pabrik baru ini kapasitasnya akan meningkat menjadi 245 ton per bulan," jelas Johan.

Setelah pabrik ini beroperasi, perusahaan akan kembali melakukan ekspor ke wilayah Timur Tengah. Selain itu, perusahaan menargetkan bisa meningkatkan volume ekspor ke beberapa negara tujuan ekspor eksisting yakni ke Filipina, Australia, Taiwan, Vietnam dan Thailand.

Sponsored

Meski sudah mengekspor ke beberapa negara, perusahaan mengakui bahwa penjualan ekspor hanya berkontribusi sebesar 10% dari total penjualan konsolidasi. Mayoritas penjualan masih terpusat di dalam negeri karena tingginya permintaan.

"Di Indonesia hanya ada dua pemain besar, di Bandung (Cottoindo Ariesta) dan di Semarang jadi baru dua ini yang memenuhi kebutuhan pasar," terang dia.

Saat ini perushaaan memasarkan tiga jenis produk, yakni kapas kosmetik, medikal dan untuk industri. Untuk merk milik perusahaan produk yang dipasarkan menggunakan merk Wellness, Cotta, Melrose, Mawar dan Boby. 

Sementara untuk industri, perusahaan memproduksi kapas setengah jadi dan dipasarkan dengan merk perusahaan ritel. "Untuk industrial usage ini penjualannya sebesar 15 ton-20 ton," kata dia.

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Rabu, 20 Nov 2019 19:35 WIB
Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Selasa, 19 Nov 2019 21:07 WIB