sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Lion Air setop penerbangan umrah dari 13 kota di Indonesia

Arab Saudi telah menutup kunjungan ke negaranya untuk umrah.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 28 Feb 2020 18:15 WIB
Lion Air setop penerbangan umrah dari 13 kota di Indonesia
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 64958
Dirawat 31798
Meninggal 3241
Sembuh 29919

Lion Air Group resmi mengumumkan penghentian sementara (suspend) semua layanan penerbangan umrah dari 13 kota keberangkatan dari Indonesia ke Arab Saudi.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan penghentian ini menyusul aturan resmi yang dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi lewat General Authority of Civil Aviation (GACA) dan surat edaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akibat coronavirus.

"Mulai hari ini (28/2), Lion Air menghentikan sementara (suspend) semua layanan penerbangan umroh 13 kota keberangkatan dari Indonesia ke Arab Saudi sampai pemberitahuan lebih lanjut (until further notice)," katanya dalam keterangan resmi yang diterima Alinea.id, Jumat (28/2).

Dia mengatakan Lion Air Grup tunduk dengan keputusan yang diambil oleh pemerintah Saudi Arabia dan juga keputusan regulator pemerintahan Indonesia. Hal ini untuk menjaga standar operasional prosedur dalam memenuhi kualifikasi aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

"Keputusan penghentian penerbangan sementara ini juga dilakukan dalam rangka tindakan preventif dan proaktif guna mengutamakan faktor keselamatan awak pesawat dan para tamu jamaah serta menangkal masuk penyebaran Virus COVID-19 (Corona)," ujarnya.

Untuk sejumlah jamaah yang saat ini berada di Madinah dan Jedah, Arab Saudi, katanya, pihak Lion Air telah menyiapkan pesawat penjemput untuk melayani 13.000 jamaah.

"Lion Air mempersiapkan penerbangan dari Indonesia yang membawa awak pesawat dan tanpa penumpang (ferry flight) guna penjemputan sesuai jadwal. Akan melayani 13.000 jamaah," ujarnya.

Untuk penjemputan, Lion Air mengoperasikan armada berbadan lebar (wide body), antara lain Airbus 330-300CEO berkapasitas 440 penumpang, dan Airbus 330-900NEO yang memiliki 436 kapasitas penumpang. 

Sponsored

"Semua armada telah dipersiapkan sesuai standar operasional prosedur, sudah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan laik terbang (airworthy for flight)," tambahnya.

Sebagai informasi, untuk layanan umroh dari Indonesia, Lion Air mengoperasikan rata-rata 4 – 5 kali penerbangan dengan kota asal melalui bandar udara yang mencakup:
1. Banda Aceh – Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh (BTJ).
2. Medan – Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO).
3. Pekanbaru – Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Riau (PKU).
4. Batam – Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batu Besar, Kepulauan Riau (BTH).
5. Palembang – Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Talang Betutu, Sukarami, Sumatera Selatan (PLM).
6. Padang – Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang Pariaman, Sumatera Barat (PDG).
7. Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK).
8. Solo – Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo, Jawa Tengah (SOC).
9. Surabaya – Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB).
10. Banjarmasin – Bandar Udara Internasional Syamsuddin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (BDJ).
11. Balikpapan – Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kalimantan Timur (BPN).
12. Makassar – Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Maros, Sulawesi Selatan (UPG).
13. Mataram – Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Lombok Praya, Nusa Tenggara Barat (LOP).

 

Berita Lainnya