close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
 Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi, dan Gubernur Bali Wayan Koster dengan didampingi Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo, menghadiri vaksi
icon caption
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi, dan Gubernur Bali Wayan Koster dengan didampingi Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo, menghadiri vaksi
Bisnis
Jumat, 13 Agustus 2021 21:13

Luhut pastikan kelancaran vaksinasi BPJamsostek di Bali

Luhut menyampaikan, bahwa vaksinasi di wilayah Provinsi Bali sudah sangat baik.
swipe

BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 untuk pekerja pariwisata dan masyarakat umum melalui Kantor Wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Papua (Banuspa).

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program "Vaksinasi Bersama BPJamsostek" yang diinisiasi untuk mendukung program pemerintah dalam menanggulangi Covid-19 dan mempercepat terciptanya herd immunity atau kekebalan kelompok.

Gelaran ini disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi, dan Gubernur Bali Wayan Koster dengan didampingi Direktur Utama BPJamsostek, Anggoro Eko Cahyo.

Luhut menyampaikan, bahwa vaksinasi di wilayah Provinsi Bali sudah sangat baik, dengan capaian vaksinasi di atas 90%. Namun, menurutnya masih belum memperoleh hasil yang diharapkan.

Dia pun menyoroti, dua kunci utama untuk mendukung program vaksinasi yang sudah sukses, yaitu isolasi terpadu (isoter) dan membatasi kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar, khususnya di Provinsi Bali untuk kegiatan keagamaan.

Program vaksinasi ini merupakan yang kelima kalinya digelar oleh BPJamsostek dan sedikitnya 41.000 dosis vaksin yang telah disebarkan kepada masyarakat pekerja di Jakarta, Kabupaten Tangerang, Bandung, Kabupaten Karawang dan juga Denpasar.

"Kami telah menyelenggarakan vaksinasi di stasiun MRT, di pabrik, di sekolah, dan tentunya juga di kawasan industri. Target utama kami tentunya pekerja peserta BPJamsostek, keluarganya dan masyarakat umum," kata Dirut BPJAMSOSTEK, Anggoro, Jumat (13/8).

Dia menerangkan, sekarang dengan dukungan DPRD dan Pemprov Bali, pihaknya menyelenggarakan vaksinasi di tengah kota Denpasar, dengan 2.000 dosis untuk masyarakat pekerja sektor pariwisata.

Dia pun memastikan, bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan lewat kerja sama dengan berbagai agar kekebalan komunal segera terbentuk, sehingga dapat mengembalikan produktivitas pekerja.

Anggoro juga kembali mengingatkan pentingnya menjadi peserta BPJamsostek. Selain mendapatkan perlindungan kerja, juga terdapat manfaat tambahan bagi peserta, seperti program vaksinasi ini.

"Kami juga berharap kegiatan hari ini dapat membantu para pekerja Bali segera kembali beraktivitas dengan produktif, sehingga menghidupkan lagi Bali sebagai destinasi wisata dunia," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Salemba M. Izaddin menambahkan, vaksinasi yang digelar untuk para pekerja bidang pariwisata tersebut diharapkan akan mampu menggeliatkan kembali sektor pariwisata di Indonesia.

Pasalnya, berdasarkan data dari Kemenparekraf, setidaknya terdapat 34 juta pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

"Seperti diketahui, sektor parekraf menjadi salah satu sektor yang diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Selain bisa menghidupkan sektor pariwisata, kehadiran BPJamsostek dalam proses vaksinasi ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya immunity yang ditargetkan presiden," tuturnya.

img
Nanda Aria Putra
Reporter
img
Achmad Rizki
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan