logo alinea.id logo alinea.id

Mega Perintis tingkatkan kapasitas produksi hingga 10%

Saat ini kapasitas maksimal pabrik perseroan mencapai 2,4 juta pakaian per tahun.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Rabu, 12 Des 2018 15:49 WIB
Mega Perintis tingkatkan kapasitas produksi hingga 10%

PT Mega Perintis Tbk. (ZONE) akan meningkatkan kapasitas produksi pabriknya sebesar 10% pada tahun depan. Adapun saat ini kapasitas maksimal pabrik perseroan mencapai 2,4 juta pakaian per tahun.

Hal itu seiring dengan rencana perusahaan menambah 20 gerai baru di 2019. Padahal tahun ini saja perusahaan sudah memiliki 107 gerai dan berencana menambah 5 gerai lagi di sisa 2018 ini. Sehingga, total pada tahun depan menjadi 132 gerai.

Direktur Utama Mega Perintis FX Afat Adinata Nursalim, mengatakan tingkat utilisasi pabriknya masih sekitar 80% sehingga masih ada ruang peningkatan yang bisa dilakukan tahun depan.

"Utilisasi pabrik baru sebesar 80%. Kami ada satu pabrik di Pemalang, Jawa Tengah. Penambahan yang kami lakukan di lokasi sama, pengembangan yakni penambahan line produksi," kata Afat di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (12/12).

Tahun depan perusahaan berencana menambah jumlah gerai dengan nilai investasi senilai Rp1-1,5 miliar per gerai. Dananya berasal dari hasil IPO dan kas internal perusahaan. Kemudian, untuk mengembangkan konsep toko digital, dana yang dikeluarkan kisaran Rp30-40 juta per toko.

Penambahan jumlah outlet ini sejalan dengan target perusahaan untuk pertumbuhan pendapatan di tahun depan yang ditargetkan bisa mencapai 14%-15% menjadi Rp 509 miliar dibandingkan tahun ini. Sementara laba, pertumbuhannya ditargetkan bisa lebih tinggi yakni dikisaran 15%-20% untuk tahun depan.

Mega Perintis memiliki tiga jenis bisnis utama, yakni perdagangan ritel, garmen dan trading melalui anak-anak usahanya PT Mitrelindo Global, Mega Putra Garment dan PT Mitra Perintis Merdeka. Perusahaan ini memasarkan produk dengan merk Manzone, MOC, Men's Top dan sebagai salah satu distributor sepatu olahraga merk Nike. 

Mega Perintis memiliki tiga jenis bisnis utama, yakni perdagangan ritel, garmen dan trading melalui anak-anak usahanya PT Mitrelindo Global, Mega Putra Garment dan PT Mitra Perintis Merdeka. Perusahaan ini memasarkan produk dengan merk Manzone, MOC, Men's Top dan sebagai salah satu distributor sepatu olahraga merk Nike. 

Sponsored

Hingga Juni 2018 perusahaan mengantongi pendapatan Rp 254,91 miliar dengan laba bersih Rp 29,03 miliar. Penjualan semester lalu naik sebesar 14% secara year on year dari 30 Juni 2017 sebesar Rp 223,39 miliar.

Sementara itu, e-commerce dan belanja online (online shop) menjadi fokus perusahaan di tahun depan. Saat ini kontribusinya relatif kecil mengingat pihaknya sedang melakukan pengembangan offline store

"Kami terus mengembangkan platform online. Kontribusinya memang kami targetkan meningkat dimana saat ini online masih di bawah 5%," katanya.