sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ramayana bakal rekrut kembali karyawan yang kena PHK

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS) akan mempekerjakan korban PHK di Depok jika toko sudah beroperasi kembali.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 14 Apr 2020 14:05 WIB
Ramayana bakal rekrut kembali karyawan yang kena PHK
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 64958
Dirawat 31798
Meninggal 3241
Sembuh 29919

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS) memastikan bakal mempekerjakan kembali karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) di Depok, Jawa Barat apabila toko kembali beroperasi normal. Ramayana sebelumnya menutup operasional toko mereka di Depok sejak 6 April 2020 dan merumahkan 84 karyawannya.

Direktur Keuangan Ramayana Suryanto mengatakan PHK tersebut dilakukan dengan memberikan pesangon kepada 84 karyawan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Suryanto juga menjelaskan, selama masa tanggap darurat kesehatan pandemi Covid-19, pihaknya telah menutup sementara sebagian toko sampai kondisi yang memungkinkan untuk dibuka kembali.

"Akibatnya, terjadi penurunan penjualan yang signifikan sehingga membuat perseroan harus melakukan efisiensi. Salah satunya dengan merumahkan karyawan," kata Suryanto dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/4) 

Untuk menjaga kelangsungan bisnis perseroan, Suryanto mengatakan, emiten berkode saham RALS tersebut memiliki kas dan setara kas, deposito berjangka, dan investasi jangka pendek yang cukup.

Sementara itu, analis Mirae Sekuritas Christine Natasya melihat Ramayana akan terus melakukan penutupan sementara toko mereka pada April akibat pandemi Covid-19.

"Kami melihat penutupan toko tersebut akan berdampak pada profit (bottom line) perseroan yang akan turun cukup dalam. Karena masih ada biaya beban yang harus dikeluarkan," kata Christine dalam risetnya.

Christine juga mengatakan Ramayana kemungkinan akan kehilangan momentum penjualan selama Idulfitri. Sebab, pemerintah memperpanjang status darurat Covid-19 dari 29 Februari-29 Mei 2020.

Sponsored

Christine menyarankan investor untuk membeli saham emiten berkode RALS dengan harga saat ini, meskipun ada risiko yang membayangi dari pandemi Covid-19 di masa depan. Sebagai informasi, pada penutupan perdagangan Senin (13/4), saham RALS diperdagangkan dengan harga Rp595 per saham. Saham RALS memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp4,19 triliun.

Berita Lainnya